Tiga Usulan Prioritas Pembangunan
SAMPAIKAN - Saat acara Musrenbangwil dan Dialog Gubernur dengan Bupati dan Wali Kota, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengajukan tiga usulan pembangunan. -Triyono-
Pada kesempatan itu, Bupati Fadia juga memaparkan beberapa program unggulannya, diantaranya program berobat gratis bagi warga Kabupaten Pekalongan cukup menggunakan KTP di Puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan dan RSU milik Pemkab Pekalongan. Serta Program Kudu Sekolah yang telah berhasil mengajak kurang lebih 2.800 anak putus sekolah di Kabupaten Pekalongan untuk kembali bersekolah.
"Kami mendatangi rumah mereka secara langsung untuk mengajak mereka kembali bersekolah dan membantu biaya pendidikan mereka," ungkap Fadia.
Terkait usulan sektoral, Bupati menyampaikan perbaikan ruas jalan Wiradesa – Kajen sepanjang 16,9 KM yang rusak cukup parah padahal merupakan jalan Provinsi dan akses utama keluar masuk TOL Kajen. Bupati menjelaskan, jalan tersebut merupakan akses utama menuju UIN Abdurahman Wahid dan jalan utama menuju pusat pemerintahan Kabupaten Pekalongan, yaitu Kajen serta wisata Dieng.
Pada kesempatan tersebut Fadia juga menyampaikan kesiapan Pemkab. Pekalongan dalam pembebasan lahan seluas 5 hektar untuk sungai Bremi – Meduri.
"Kami masih menunggu kepastian dari pusat untuk realisasi tersebut, karena pada prinsipnya kami sudah siap untuk membebaskan lahan tersebut," tegasnya.
Sekadar untuk diketahui, acara tersebut dibuka oleh Pj. Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki. Sementara ,Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Fery Wawan Cahyono menyampaikan pokok - pokok pikiran DPRD Prov Jateng, serta mengungkapkan kesiapan DPRD Prov Jateng untuk mendukung proses pembangunan di Jawa Tengah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah, diantaranya dengan siap berkolaborasi, meningkatkan harmonisasi sehingga program yang ada tidak tumpang tindih serta mengawal partisipasi publik dalam proses pembangunan agar masyarakat bisa berkontribusi bagi pembangunan di Jawa Tengah.
Pada acara yang dipandu oleh Abdul Ghofar Karim dari UGM tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berdialog dengan perwakilan masyarakat dari Desa Sidoarjo, Kecamatan Bawang Batang.
Terungkap, 3 persoalan yang paling berat dihadapi oleh desa. Sebelumnya Ganjar secara simbolis memberikan bantuan Sarpras kepada perwakilan masyarakat yang membutuhkan, diantaranya bantuan Sarpras desa sebesar 44, 1 Milyar dan bantuan RTLH sebesar 14,2 M.(yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
