iklan banner Honda atas

Polres Bantu Buruh PHK Terdampak Covid-19 untuk Budidaya Lele

Polres Bantu Buruh PHK Terdampak Covid-19 untuk Budidaya Lele

*Program Padat Karya Polres Pekalongan Kota Peduli Buruh

KOTA - Satuan Intelkam Polres Pekalongan Kota bekerja sama dengan DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Pekalongan melakukan program padat karya berupa budidaya ikan lele untuk buruh PHK terdampak Covid-19, berlokasi di Kampung Buragan, RT 03 RW 06 Kelurahan Sapuro Kebulen, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.

Dalam program yang dinamakan Padat Karya Polres Pekalongan Kota Peduli Buruh ini, Sat Intelkam Polres Pekalongan Kota membantu memberikan tiga ribu benih ikan lele berikut pakannya, untuk ditaburkan di tiga kolam lele dengan sistem bioflok yang sudah dibuat.

Program ini telah diluncurkan kemarin, ditandai dengan penyerahan secara simbolis ribuan bibit ikan lele berikut pakannya, oleh Kasat Intelkam Polres Pekalongan Kota AKP Muhammad Bisri SE, kepada perwakilan Pengurus DPC SPN Kota Pekalongan, kemarin.

Hadir dalam kegiatan ini, Kasat Intelkam beserta sejumlah anggotanya, Lurah Sapuro Kebulen Samigiono, Ketua RT dan ulama setempat, Sekretaris DPC SPN Kota Pekalongan Edy Susilo bersama beberapa pengurus dan anggota SPN lainnya.

Sekretaris DPC SPN Kota Pekalongan Edy Susilo mewakili kaum buruh mengucapkan terima kasih atas adanya program bantuan dari Polres Pekalongan Kota melalui Sat Intelkam itu. Menurutnya, dengan program tersebut rekan-rekan buruh khususnya yang terdampak Covid-19 dan terkena PHK bisa terus berkarya.

"Semoga bantuan yg diberikan dari Kapolres ini betul-betul bisa bermanfaat. Kita diberi kesempatan agar kawan-kawan buruh ini terus berkarya. Harapannya budidaya ikan lele ini terus bisa dikembangkan dan memberikan manfaat bagi rekan-rekan buruh," ungkapnya.

Menurutnya, adanya budidaya ikan lele tersebut juga diharapkan tak hanya bermanfaat bagi kaum buruh terkena PHK, tetapi juga untuk warga sekitar dan masyarakat lebih luas. "Ini adalah awal bahwa buruh juga peduli pada masyarakat, buruh juga bisa terus berkarya," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Lurah Sapuro Kebulen, Samigiono mengharapkan kegiatan dan program seperti itu dapat terus dikembangkan dan bisa bermanfaat untuk masyarakat. "Kami dari kelurahan siap men-support," ungkapnya.

Sementara, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez melalui Kasat Intelkam AKP Muhammad Bisri menuturkan bahwa kasus Covid-19 mulai ditemukan di Indonesia pada Maret lalu, dan sampai saat ini terus bertambah.

Adanya pandemi tersebut, membuat berbagai sendi kehidupan terdampak. Termasuk pula bagi kaum buruh. Ada yang terkena PHK, pabriknya tutup, pengurangan karyawan, dan sebagainya.

Namun, imbuh dia, hal itu jangan lantas mematahkan semangat kita semua, termasuk kaum buruh, untuk terus berkarya dan maju ke depan. "Salah satu bentuk kepedulian dari kami Polres Pekalongan Kota untuk rekan-rekan buruh adalah dengan mewujudkan program padat karya seperti ini. Mudah-mudahan program ini bukan seremonial semata, namun bisa memberikan manfaat untuk masyarakat khususnya kaum buruh, dan bisa terus dikembangkan," imbuhnya. (way)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: