iklan banner Honda atas

Dirut Baru BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat Usung Program 3C, Fokus Perluasan Perlindungan Pekerja

Dirut Baru BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat Usung Program 3C, Fokus Perluasan Perlindungan Pekerja

--

RADARPEKALONGAN.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, resmi melantik Saiful Hidayat sebagai Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan. 

Pada pernyataan perdananya, Saiful menegaskan komitmennya menjalankan amanah dengan strategi utama bertajuk 3C: coverage, care, dan credibility.

Saiful menjelaskan bahwa perluasan kepesertaan menjadi prioritas utama, khususnya bagi pekerja informal, pekerja bukan penerima upah, serta pekerja migran.

“Kami memastikan coverage terhadap pekerja informal, pekerja bukan penerima upah, dan pekerja migran dapat semakin meningkat karena masih banyak ruang yang harus diperkuat,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas layanan bagi peserta.

“Melalui pendekatan care, kami ingin memastikan pekerja dan keluarganya memperoleh manfaat yang lebih baik, baik dari sisi pelayanan maupun perlindungan program,” kata Saiful.

Sementara itu, pada aspek credibility, Saiful menekankan pentingnya penguatan tata kelola dan keandalan data.

“Kami akan meningkatkan kredibilitas data, proses, dan kepatuhan serta memperkuat kolaborasi strategis agar kepercayaan stakeholder dan masyarakat semakin tinggi,” jelasnya.

Sebelum menjabat Dirut, Saiful memiliki pengalaman panjang di Telkom Indonesia sejak 1993. Ia menempati berbagai posisi strategis hingga terakhir menjabat Senior Principal Expert Performance Management pada 2025, setelah sebelumnya menjadi Vice President Business Performance Management.

Dalam bidang pendidikan, ia meraih gelar Sarjana Telekomunikasi dari Universitas Brawijaya, kemudian menyelesaikan Magister Multimedia di Institut Teknologi Bandung, serta meraih gelar Doktor Manajemen Strategis dari Universitas Brawijaya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan, Widhi Astri Aprilllia Nia, menyampaikan harapan terhadap kepemimpinan baru direksi dan dewan pengawas periode 2026–2031.

“Kami berharap kepemimpinan baru dapat membawa semangat dan terobosan yang memberi manfaat lebih nyata bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Dengan arah kebijakan baru ini, BPJS Ketenagakerjaan diharapkan mampu memperluas jangkauan perlindungan sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh pekerja di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: