iklan banner Honda atas

Bazar Ramadan Kodim Pekalongan Diserbu Warga, Sembako Dijual Harga Dasar

Bazar Ramadan Kodim Pekalongan Diserbu Warga, Sembako Dijual Harga Dasar

Kodim 0710/Pekalongan menggelar bazar Ramadan dan mendapat sambutan antusias warga, Jumat, 13 Maret 2026.--

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.IDBazar Ramadan yang digelar oleh Kodim 0710/Pekalongan disambut antusias masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di halaman Makodim pada Jumat, 13 Maret 2026 pagi tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Sejak pukul 08.00 WIB, warga mulai memadati lokasi bazar untuk membeli kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri. Beragam produk dijajakan, mulai dari sembako, makanan, frozen food, hingga pakaian.

Komandan Kodim 0710/Pekalongan, Ihalauw Garry Herlambang, menjelaskan bahwa bazar Ramadan tersebut dilaksanakan secara serentak oleh jajaran TNI di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Mabes TNI hingga Kodim.

“Kegiatan ini dilaksanakan secara bersama-sama mulai dari Mabes TNI sampai tingkat Kodam dan Kodim di seluruh Indonesia, yaitu Bazar Ramadan untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujarnya.

Di Kodim 0710/Pekalongan, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga dasar tanpa mengambil keuntungan. Produk yang tersedia antara lain beras SPHP, minyak goreng, mi instan, gula, kerupuk, serta aneka makanan yang disediakan oleh koperasi Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0710/Pekalongan.

BACA JUGA:Tekan Inflasi Ramadan, Pemkot Pekalongan dan BI Tegal Gelar Gerakan Pangan Murah di Lapangan Mataram

BACA JUGA:Gerakan Pangan Murah DKPP Kabupaten Pekalongan Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Hemat

Selain itu, bazar juga menghadirkan berbagai produk UMKM binaan Koramil di wilayah Kodim 0710/Pekalongan. Produk-produk tersebut dikumpulkan dari masing-masing Koramil untuk kemudian dijual kepada masyarakat dalam kegiatan tersebut.

“Untuk harga kita gunakan harga dasar, jadi tidak ada unsur mengambil keuntungan. Tujuannya memang untuk membantu masyarakat,” jelas Garry.

Ia menambahkan, antusias masyarakat terlihat sejak pagi hari. Awalnya pengunjung belum terlalu ramai, namun mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB warga mulai memadati stand bazar. Bahkan, beberapa produk di stand Persit sudah habis terjual.

“Melihat antusias masyarakat ini, ke depan kemungkinan akan kita coba laksanakan lagi kegiatan seperti ini,” katanya.

Salah satu warga Tirto Asri, Kota Pekalongan, Saifuddin, mengaku terbantu dengan adanya bazar tersebut. Ia membeli beras dan minyak goreng yang dinilai jauh lebih terjangkau dibanding harga di pasaran.

“Sangat membantu, apalagi menjelang Lebaran seperti ini. Bisa buat kebutuhan keluarga, termasuk nanti untuk beras zakat fitrah,” ujarnya.

Ia berharap bazar murah seperti ini dapat digelar secara rutin agar masyarakat kecil semakin terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait