banner honda Juli 2026

PUDAM Tanam 10 Ribu Bibit Kopi di Lereng Dieng

PUDAM Tanam 10 Ribu Bibit Kopi di Lereng Dieng

*Sediakan Calon Pembeli Biji Kopi dari India

BATANG - Perusahaan Daerah Air Umum (Pudam) Sendang Kamulyan Kabupaten Batang melakukan penanaman 10 ribu bibit kopi di empat desa daerah itu, yaitu Gerlang, Pacet, Mojotengah, dan Selopajang Timur.

Direktur Utama Perumda Air Minum Sendang Kamulyan, Yulianto mengatakan, bahwa kegiatan penanaman bibit pohon kopi itu merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan. Selain itu juga dalam rangka memperingati HUT ke-29 PUDAM Sendang Kamulyan.

"Jadi kami tidak hanya mengeksploitasi air saja, tapi juga berusaha agar bagaimana kami harus bisa mengembalikannya ke alam. Oleh karena itu, kegiatan penanaman ribuan pohon seperti ini sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya," ungkap Yulianto, usai penanaman di Desa Pacet, Kecamatan Reban, Kamis (28/7/2022).

Ia mengatakan, kegiatan penanaman bibit pohon sudah mulai digaungkan sejak 2019 silam. Total sudah ada 50 ribu bibit pohon yang ditanam di wilayah lereng gunung dieng utara, atau sekitar lokasi sumber mata air Pudam Sendang Kamulyan.

"Tahun 2019 kami tanam 15 ribu bibit pohon aren. Kemudian tahun 2020 kami tanam alpokat dan manggis. Tahun 2021 kami tanam kepel, beringin, kelapa dsb. Dan 2022 ini kami tanam 10 ribu bibit kopi," paparnya.

Ia mengatakan, bibit kopi yang ditanamnya itu dapat dikembangkan oleh masyarakat sekitar, sehingga mempunyai nilai ekonomi. Bahkan, pihaknya telah menemukan calon pembeli biji kopi yang akan dihasilkan nanti.

"Untuk meyakinkan masyarakat, bahwa pohon kopi ini bermanfaat, kami ada MoU antara perwakilan petani dengan calon pembeli dari India. Jadi setelah panen nanti, calon pembeli sudah siap untuk menampungnya. Sehingga walaupun program ini jangka panjang, namun ada kejelasan. Tidak hanya pemberitaan bibit semata," katanya.

Ia pun berharap, agar kegiatan penanaman pohon seperti ini dapat diikuti oleh sejumlah perusahaan lain di Kabupaten Batang. Terutama di daerah lereng gunung dieng utara yang kondisinya sudah sangat parah.

Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki berharap jika pohon yang diberikan bisa dirawat sebaik mungkin. Agar bisa tumbuh dan memberikan penghasilan bagi masyarakat.

"Dari penanaman kopi ini diharapkan dapat memberi manfaat dan hasil yang semaksimal mungkin kepada masyarakat. Baik dari segi hasilnya, maupun dari segi penanaman pohon yang bisa melestarikan lingkungan hidup," ujarnya. (fel)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: