Migor Langka, Pemkab Kewalahan
Wihaji meminta dalam operasi pasar tidak menyasar konsumen atau pembeli, akan tetapi menyasar pedagang di pasar - pasar tradisional.
"Saya minta ke Pemerintah Provinsi apabila ada barang untuk melakukan operasi pasar di Batang untuk para pedagang. Biar pedagang bisa jual ke masyarakat dengan harga yang sama. Kalau hari ini harganya ngunci dari Rp 20 ribu sampai Rp23 ribu per liter," tukasnya.
*Kepokmas Masih Stabil
Sementara itu, terkait perkembangan harga komoditas kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) menjelang bulan ramadan dan Idul Fitri, TPID Batang menyebutnya masih relatif stabil.
"Terkait dengan harga harga kebutuhan pokok tidak ada lonjakan yang berarti jelang bulan Suci Ramadhan, artinya masih relatif stabil," ujar Ketua TPID Kabupaten Batang, Lani Dwi Rejeki, baru-baru ini.
Ia mengatakan, pihaknya bersama Disperindagkop, Bagian Perekonomian, dan instansi terkait lainnya selalu menjalin komunikasi dengan pedagang pasar dan juga sidak ke lapangan apabila ada harga yang tidak normal.
"Kami pun akan melakukan penindakan, jika ada harga kebutuhan pokok yang tidak sesuai dengan ketentuan dari pemerintah," tegas Lani, yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Batang itu. (fel)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
