Kebijakan Pemda Ikut Melecut Optimisme UMKM untuk Bangkit dari Pandemi
BATANG - Meski sempat terdampak pandemi, UMKM di Batang kini perlahan mulai bangkit. Beberapa kebijakan afirmatif yang dikeluarkan Pemkab Batang turut menambah optimisme UMKM dalam menghadapi situasi ke depan. Salah satunya dengan program Nglarisi Dodolan dan hadirnya klinik bisnis Disperindagkop Batang.
Kepala Disperindagkop dan UKM Batang, Subiyanto menjelaskan, melalui klinik bisnis UMKM pihaknya juga terus mendampingi pelaku UMKM. Baik terkait perizinan, sertifikasi halal, pemasaran produk di toko modern, ekspor produk, BPUM dan lainnya.
Selain itu, pihaknya juga turut memberikan wadah promosi gratis bagi para pelaku UMKM melalui akun Instagram cinta produk Batang. Disperindagkop dan UKM turut memfasilitasi pemotretan foto produk dan juga memberikan layanan desain grafis secara cuma-cuma.
"Semua layanan yang ada di Klinik Bisnis ini kami lakukan sebagai upaya agar UMKM Batang dapat naik kelas. Sehingga ke depan produk lokal Batang dapat semakin menjangkau pasar yang lebih luas," ujarnya saat diwawancarai Radar, Kamis (18/11/2021).
Tak hanya itu, pandemi juga turut menantang para UMKM untuk go global. Sehingga literasi digital menjadi hal penting yang harus dikuasai UMKM. Karena itu, Disperindagkop juga mengajak UMKM untuk belajar berbagai platform digital, sehingga dapat memasarkan produknya lebih luas dan turut memudahkan operasional harian UMKM.
"Jadi kami turut kenalkan UMKM ini terkait kemajuan digital. Seperti penggunaan aplikasi-aplikasi yang bisa mendukung pemasaran atau operasional mereka. Sehingga memudahkan mereka dan mengelola usaha," terang Subiyanto.
Sekretaris Paguyuban UMKM Batang Bersatu, Agus menjelaskan, sudah banyak program Pemkab Batang yang mampu mendukung eksistensi UMKM. Menurutnya, program yang ada turut mendukung kepercayaan diri UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
"UMKM sekarang mulai optimis dan termotivasi untuk maju memasarkan dagangan mereka ke pasar yang lebih luas. Tidak hanya menunggu orderan saja, tetapi mereka sudah berani membuat stok produk yang banyak untuk dipasarkan ke pasaran yang lebih luas. Karena di tengah pandemi ini, pangsa pasar mereka dapat merambah ranah digital yang lebih luas," pungkasnya. (nov)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
