Progres Pembangunan Pasar Wiradesa Capai 68 Persen
November 2021 Dipastikan Selesai
Progres pembangunan Pasar Wiradesa kini sudah mencapai sekitar 68 persen. Dipastikan bulan November 2021 Pasar Baru sudah selesai dan siap untuk ditempati.
Demikian di katakan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq saat memantau secara langsung pembangunan Pasar Baru Wiradesa, Selasa (31/08/2021). Adapun dalam kesempatan itu, Bupati melihat secara langsung progress dari pelaksanaan pembangunan pasar rakyat terbesar yang ada di Kecamatan Wiradesa. Sambil menanyakan beberapa hal terkait pembangunan kepada pihak yang membangun, Bupati menyempatkan berkeliling ke sejumlah lokasi yang bakal ditempati para pedagang untuk berjualan.
Usai keliling Fadia kepada sejumlah wartawan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk mengetahui secara langsung pelaksanaan pembangunan Pasar Wiradesa. Namun dqalam hal ini, ada sedikit kendala dalam membangun lokasi tersebut yakni pembebasan rumah warga.
''Disekitar Pasar ada 28 rumah warga yang sampai sekarang belum ada kesepakatan untuk pembebasan tanahnya,'' terangnya.
Dalam menyelesaikan masalah tersebut, harapannya bisa mendapatkan solusi yang terbaik. Dalam hal ini, apakah memang sangat mengganggu dengan tidak ada pembebasan itu atau harus dibebaskan. Kalau memang sangat menggangu, maka supaya disikapi dengan cepat.
Karena apabila tidak segera dibebaskan dikhawatirkan nanti akan dibangun tembok tinggi di sekitar rumahnya. Sebab sekitar Pasar Wiradesa akan dibangun tembok yang tinggi sehingga tidak akan bisa melihat ke belakang. Untuk itu, sebaiknya dilakukan pendekatan ke masyarakat terkait pembebasan tanahnya.
"Niat Pemkab Pekalongan membangun Pasar Wiradesa membuat daerahnya menjadi indah, rapi, bersih, dan perekonomiannya berjalan. Kalau pasar itu sudah jadi maka rakyat yang akan menikmatinya karena pembangunan itu memang untuk kepentingan masyarakat."
Kemudian terkait evaluasi dalam peninjauan ke lokasi pembangunan pasar, kemarin siang, Bupati menegaskan pembangunan gedung blok c yang memang belum dianggarkan supaya dipersiapkan. Kemudian dipersiapkan juga soal perpindahan, pengecekan berapa kios yang tersedia, berapa banyak pedagang lama yang diprioritaskan dan pembebasan rumah warga.
''Untuk para pedagang lama, semuanya pasti mendapatkan haknya untuk memiliki kios dan berjualan di pasar wiradesa,'' tegasnya.
Bupati yakin, jika lokasi pasar yang dibangun sudah selesai, maka suasananya akan lebih bagus dari sebelumnya yakni bersih dan rapi. Dengan demikian, meski berada di pinggir pantura dengan arus lalu lintas sangat ramai, namun meski merupakan kawasan tempat berjualan, pemandangannya tetap terlihat tertib.
Sementara Manager PT PP Urban, Mara, dalam kesempatan itu memaparkan bahwa proyek rehabilitasi pembangunan pasar Wiradesa dilaksanakan oleh kontraktor PT PP Urban dengan nilai kontrak fisik Rp. 72.712.701.000.Adapun untuk pelaksanaan dimulai dari tanggal 22 Oktober 2020 sampai dengan 16 September 2021 selama 330 hari dan diperpanjang sampai November 2021 dengan masa perawatan selama 365 hari. Untuk proses pembangunan pasar, sampai saat ini sudah mencapai 66 persen.(yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
