iklan banner Honda atas

RS Hidupkan Lagi Jam Besuk

RS Hidupkan Lagi Jam Besuk

KARANGANYAR - Seiring dengan menurunnya angka kasus Covid-19 di Kabupaten Pekalongan, RSUD Kajen mulai membuka kembali jam besuk setelah sebelumnya meniadakan lantaran lonjakan Covid-19 dan penerapan PPKM level 4. Namun demikian, ada aturan-aturan yang wajib dipatuhi oleh masyarakat yang hendak melakukan kunjungan terhadap pasien rumah sakit.

Plt Direktur RSUD Kajen, dr Imam Prasetyo, kemarin, menjelaskan, mulai 1 Oktober 2021 RSUD Kajen sudah kembali memperbolehkan kunjungan bagi pasien rumah sakit. Adapun untuk jam besuk masih sama seperti sebelumnya, yaitu jam 10.00 WIB sampai 13.00 WIB, dan jam 16.00 WIB sampai 21.00 WIB. Ada beberapa aturan yang wajib dipatuhi para pembesuk. Di antaranya pembatasan jumlah orang yang masuk ke kamar pasien serta wajib mematuhi protokol kesehatan.

"Untuk pembesuk tetap menjaga prokes ya. Di pintu masuk ada skrining dulu, cek suhu dan lain sebagainya. Terus untuk masuknya tidak boleh berombongan, dua-dua seperti itu. Nanti kan ada satpamnya, nanti kan diatur di situ jadi nanti kan masuknya bergantian. Ya boleh datang bareng-bareng tapi nanti masuknya bertahap seperti itu," jelas dr Imam.

Menurut dokter Imam, keberadaan jam besuk disisi lain sebetulnya cukup berpengaruh pada perekonomian, terutama di sekitaran rumah sakit. Setidaknya dengan banyaknya pembesuk maka akan menghidupkan pedagang atau para pelaku UKM di seputar rumah sakit. Namun sayangnya meski sudah hampir sebulan jam besuk pasien kembali dibuka, akan tetapi animo masyarakat masih biasa-biasa saja. Artinya tidak ada peningkatan jumlah pembesuk yang signifikan.

"Belum terlalu antusias tapi sudah mulai. Kalau sore ya sekitar 30-an pembesuk sudah ada. Kami harapkan ya tambah akeh soale ben rumah sakit tambah hidup. Jajan, parkir, koperasi dan UMKM sekitar rumah sakit kan biar bisa hidup," katanya.

Dokter Imam berpesan, tidak perlu khawatir atau takut ke RSUD Kajen karena pihaknya selalu memprioritaskan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan. Semua petugasnya telah 100 persen divaksin serta selalu memakai alat pelindung diri seperti masker, sarung tangan dan lainnya sebagai upaya meminimalisir terjadinya penularan. Selain itu, kini sudah tidak ada lagi pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Kajen. (had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: