Rumah Produksi Tusuk Sate Kebakaran
KEDUNGWUNI - Rumah produksi tusuk sate di Jalan Raya Prawasan, RT 1 RW 6, Dukuh Capgawen Selatan, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, dilalap si jago merah, Rabu (17/8/2022).
Melihat kobaran api, warga sekitar langsung bergotong-royong memadamkan api yang membakar lokasi pembuatan tusuk sate.
Dua mobil pemadam kebakaran tiba. Satu dari Kabupaten Pekalongan dan satu dari Kota Pekalongan. Mobil damkar berkapasitas 6.000 liter ini langsung memadamkan api tersebut.
Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Pemilik rumah produksi hanya mengalami kerugian material.
"Api muncul itu dari oven untuk memproduksi tusuk sate, sekitar pukul 09.00 WIB," kata Baikuni (21), pemilik rumah produksi tusuk sate.
Menurutnya, penyebab kebakaran ini berasal dari proses pengovenan. Karena suhu yang terlalu tinggi, jadi tingkat kekeringannya tidak terkontrol dan menyebabkan kebakaran.
"Pas kejadian hanya ada bapak di lokasi. Beruntung tidak ada korban jiwa dan kerugian material hanya kurang lebih Rp 15 juta," ujarnya.
Hanya butuh waktu sekitar 30 menit, api berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar dari Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan.
Sebelumnya, pabrik tusuk sate dan sumpit Anugrah di Dusun Cokrah RT 1 RW 1 Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, terbakar, Sabtu (18/6/2022).
Diduga kebakaran ini berasal dari tungku (oven) untuk mengeringkan tusuk sate dan sumpit. Tidak ada korban jiwa. Kerugian ditaksir Rp 100 juta. (had)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
