iklan banner Honda atas

Amankan 16 Gereja, Dikerahkan Ratusan Polisi

Amankan 16 Gereja, Dikerahkan Ratusan Polisi

**Jumlah Jemaat Dibatasi Cegah Varian Baru

KAJEN - Untuk mengamankan pelaksanaan Natal dan Tahun baru 2022, Polres Pekalongan mengerahkan 467 personil gabungan. Ratusan personil itu tersebar di 16 gereja yang ada di Kabupaten Pekalongan.

Hal itu dibenarkan Kapolres Pekalongan, AKBP Arief Fajar Satria, Rabu (22/12/2021), usai rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka pengamanan natal dan tahun di aula Setda Kabupaten Pekalongan.

Diterangkan, dalam pengamanan tim gabungan terdiri Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait. Adapun pengamanan dititikberatkan agar masyarakat yang sedang menjalankan ibadah aman dan nyaman. Kemudian untuk menganstipasi tindakan yang tidak diinginkan seperti perusakan tempat ibadah, ancaman dan teror bom, pencurian, dan lainnya.

''Kita juga selalu melakukan antisipasi terhadap penyebaran covid 19 selama pelaksanaan ibadah Natal berlangsung,'' tegasnya seraya menjelaskan antisipasi yang dilakukan yakni melakukan pembatasan jumlah jemaat yang datang saat perayaan Natal di gereja.

Diterangkan, dalam pelaksanaan ibadah sesuai aturan pemerintah dilakukan pembatasan yakni setiap gereja diikuti 50 persen dari kapasitas yang ada. Kemudian juga melakukan pengawasan terhadap semua tamu yang datang dengan dibantu pengurus gereja setempat.

Khusus pengurus gereja yang ikut membantu pelaksanaan pengamanan, tugasnya membentuk satuan petugas covid 19 setempat. D antaranya melakukan steriliasi tempat ibadah sebelum misa secara manual atau BOD serta disinfectan covid 19. Kemudian mengimbau kepada seluruh jemaat untuk membawa perlengkapan ibadah secara pribadi dan memastikan jumlahnya tidak melebihi 50 persen dari kapasitas yang ada. Dikatakan, total keseluruhan petugas pengamanan dalam rangka Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Pekalongan sebanyak 460 personel, 307 di antaranya dari jajaran Polres Pekalongan. Para petugas ini ditempatkan di empat pos pengamanan dan satu pos pelayanan terpadu yang ada di kawasan Internasional Batik Center (IBC) Wiradesa. Sedangkan empat pos pengamanan berada di Pait, Siwalan, exit tol Bojong, Kedungwuni, dan tugu nol, Kajen.

''Masing-masing pos pengamanan akan membawahi dan membanti sub pos pam yang tersebar di sejumlah desa yang terdapat gereja,'' tandasnya.

Selain tempat ibadah, lokasi yang menjadi jajaran pengamanan petugas pengamanan dari tim gabungan Kabupaten Pekalongan adalah tempat wisata. Ada 11 objek wisata besar yang tersebar di delapan kecamatan yang menjadi perhatian tim gabungan. Sedangkan sasarannya adalah keamanan dan ketertiban lalu lintas di lokasi wisata dan yang paling utama terkait jumlah pengunjung.

Menurut Kapolres, saat libur natal dan tahun baru, sejumlah objek wisata itu bakal menjadi sasaran wisatawan untuk berkunjung. Jika sampai jumlah pengunjungnya ramai maka dikhawatirkan terjadi kerumunan atau keramaian. Padahal saat ini pandemi covid 19 belum usai sehingga diharapkan perlu adanya pengawasan terhadap semua objek wisata.
Adapun dalam Rapat Lintas Sektoral dihadiri oleh Perwakilan Kajari, Perwakilan Kodim 0710, Dinas Perhubungan Sekda, Camat, Kapolsek dan pengurus gereja. (Yon)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: