iklan banner Honda atas

Untuk Menghindari Kerumunan, Sandal Pun Ikut Mengular

Untuk Menghindari Kerumunan, Sandal Pun Ikut Mengular

**Melihat Antisuas Warga Untuk yang Semakin Tinggi

SUARA azan Subuh baru mengumandang, Selasa (2/11/2021). Sebagian warga bahkan masih terlelap di tempat tidurnya. Cuaca memang terasa dingin menusuk tulang. Maklum hujan dalam beberapa hari terakhir mengguyur Kabupaten Pekalongan. Namun tidak bagi sebagian warga di Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan.

Salah satunya Kaprawi (56), warga Desa Yosorejo, Kecamatan Siwalan. Usai salat Subuh, sekitar pukul 04.45 WIB, dirinya sudah tiba di Puskesmas Siwalan. Pagi itu di Puskesmas Siwalan dilangsungkan vaksinasi dosis kedua.

Kaprawi sudah tiga kali ikut antrean vaksinasi di lokasi yang sama. Antrean pertama ia harus berebut dengan peserta lainnya karena tata laksana manajemen vaksinasi belum tertata dengan baik. Saat itu ia akhirnya bisa disuntik dosis pertama vaksin jenis Sinovac.

"Kemarin ikut antre tapi belum bisa karena belum saatnya saya divaksin kedua. Makanya tadi ikut antre lagi. Sekarang sudah vaksin kedua. Saya tiga kali ikut antrean seperti ini," kata dia.

Warga lainnya, Sri Rohadi (51), warga Desa Yosorejo, sudah ikut antre sejak pukul 04.30 WIB. Ia antre untuk suntikan dosis kedua vaksin jenis Sinovac.

"Antrean dosis pertama kami saling berdesakan. Ribut saat itu. Vaksinasi sendiri mulai jam 07.00 WIB. Memang antusias warga disuntik bagus saat ini," tutur dia.

Belajar dari antrean yang kurang tertib pada pelaksanaan vaksinasi sebelumnya, pada pelaksanaan vaksinasi kemarin pagi pola antrean pun berubah. Warga tidak lagi berdesakan untuk berebut pendaftaran vaksinasi.

Cara unik ditempuh warga. Mereka melepas sandal. Sandal-sandal itu ditata mengular sesuai dengan kehadiran pemiliknya. Pemilik sandal bisa menunggu giliran dipanggil petugas di tempat yang teduh tanpa harus berdesak-desakan dan berkerumun. Maka tak heran, sepasang sandal dengan aneka jenis dan merek tampak mengular dari depan pintu ruang vaksinasi hingga ke pagar pintu masuk Puskesmas Siwalan.

Antrean sandal ini baru dilakukan beberapa kali, karena awalnya untuk yang dosis pertama terjadi kerumunan. Sehingga antrean ini digunakan untuk mengantisipasi kerumunan.

Sementara itu, Dino Prasetyo, penanggung jawab vaksin Puskesmas Siwalan, mengatakan, fenomena antrean sandal ini terjadi akhir-akhir ini, dikarenakan antusias masyarakat untuk vaksinasi tinggi sekali.

"Hari ini kita buka 400 hingga 500 dosis untuk vaksinasi tahap kedua. Antrean sandal ini terjadi sejak bulan kemarin," katanya.

Menurutnya, antrean ini dilakukan untuk mengantisipasi kerumunan saat vaksinasi.

"Antrean masyarakat untuk melakukan vaksinasi ini sejak pagi tadi, habis subuh sudah banyak warga mengantre sandal untuk dapatkan nomor vaksin," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: