BBM Naik, Tarif Travel Naik 25%
KAJEN - Keputusan kenaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh Pemerintah pusat berdampak ke semua sektor. Salah satunya berdampak pada tarif Transportasi Travel Kajen-Jakarta. Saat ini tarif travel naik 25 persen dibanding sebelumnya.
Hal itu dibenarkan pengurus paguyuban Travel Kajen - Jakarta, Asep, Minggu (11/09/2022). Ia mengatakan, dengan adanya kenaikan harga BBM oleh Pemerintah, pengusaha angkutan travel ikut menaikan tarif. Kenaikan tersebut menyesuaikan biaya operasional.
"Kita mulai menaikan tarif 25 persen sejak Pemerintah memberlakukan harta BBM baru, sebab apabila tidak maka kita bisa rugi," katanya.
Adapun untuk kenaikan 25 persen tersebut dengan pertimbangan pastinya onderdil kendaraan dan oli sertai lainya ikut naik.
"Contohnya untuk perjalanan Kajen - Jakarta yang semula Rp 200 ribu, maka tarif baru sekarang Rp 250 ribu per orang. Begitupula untuk tarif Jakarta - Kajen juga Rp 250 ribu, " jelasnya.
Dengan kenaikan tersebut ia berharap dalam pembelian BBM khususnya saat di perjalanan agar dipermudah.
"Kenaikan BBM sebenarnya berat, akantetapi bagaimana lagi itu keputusan pemerintah. Untuk itu kami berharap dalam pembelian BBM bisa dipermudah tidak terlalu ribet apalagi banyak syarat, " imbuhnya.
Sementara terpisah seorang Ojek Konvensional Sunoto (67) mengaku resah dengan adanya kenaikan BBM. Akan tetapi pihaknya tak bisa berbuat apa apa karena itu keputusan Pemerintah pusat.
"Ya aslinya resah cuman karena saya bisa kerja seperti itu yang penting bisa kebeli BBM. Dengan adanya kenaikan BBM pihaknya belum bisa menaikan tarif karena orang mau pakai ojek saja sudah syukur, " ungkapnya.
Seperti tarif Kajen -Pekiringan Ageng dan sekitarnya tarif variasi, dari Rp 5 sampai 10 ribu. Sedangkan mau menaikan tidak tega.
"Saya tidak tega mau menaikan tarif, akan tetapi biasanya pelanggan yang ngasih lebih, " ungkapnya.
Sekadar untuk diketahui harga kenaikan BBM seperti Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Sedangkan harga solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter, sedangkan harga Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter. (Yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
