iklan banner Honda atas

BPBD Antisipasi Krisis Air Bersih

BPBD Antisipasi Krisis Air Bersih

*Baru 1 Desa Minta Dropping Air Bersih

KAJEN - BPBD Kabupaten Pekalongan mulai mengantisipasi kekeringan yang berdampak krisis air bersih bagi masyarakat. Hingga kemarin, baru satu desa yang mengajukan bantuan dropping air bersih ke BPBD.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo, kemarin, mengatakan, hingga kemarin baru satu desa yang mengajukan bantuan dropping air bersih, yakni masyarakat Desa Dororejo, Kecamatan Doro. BPBD dalam sehari melakukan dropping air bersih satu kali. "Sehari sekali droppingnya. Sekali dropping dua truk. Yang TNI 5 ribu liter, yang kita 4 ribu liter," terang Budi.

Menurutnya, masyarakat di wilayah itu kekurangan air untuk dikonsumsi. Menurutnya, warga setempat menggunakan sumur sebagai sumber air bersih. Biasanya di desa itu tak pernah kekeringan.

"Dororejo baru kali ini. Biasanya ndak pernah. Ndak tahu kok airnya sudah cukup kering. Ini rencananya mau dibuatkan yang pakai selang-selang itu diambilkan dari sumber air bersih tahun depan dari dana desa. Karena ini Covid, desa rencana tahun depan," ungkapnya.

Untuk antisipasi krisis air bersih, BPBD sudah menyiapkan armada. BPBD bekerjasama dengan PDAM dan TNI. "Sudah ada armadanya. Anggaran juga sudah kita siapkan. Insya Allah jika desa membutuhkan kita siap langsung dibantu," ujar dia. (had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: