Bupati Fadia Buka Lomba Dayung 2022
WONOKERTO - Sebanyak 53 Tim ikut memeriahkan Lomba Dayung Bentos Open Cup 2022 di Area TPI Jambean Desa Pecakaran Kecamatan Wonokerto, Kamis (18/08/2022). Acara dibuka secara langsung oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dihadiri ribuan warga sekitar.
Tradisi Lomba Dayung sekaligus sedekah laut digelar mulai Pukul 09.00 WIB selain diikuti Tim Lokal juga diikuti oleh peserta luar daerah diantaranya dari Cilacap, Purbalingga, Batang Wonosobo, dan lainya. Adapun dalam pembukaan dihadiri secara langsung Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Ashraff, Asisten II, sejumlah OPD, Ketua KONI dan Muspika.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq kepada sejumlah awak media menyampaikan Lomba Dayung dan Sedekah Laut hari ini digelar di TPI Jambean Desa Pecakaran Kecamatan Wonokerto merupakan rangkaian peringatan hari Kemerdekaan RI dan Kabupaten Pekalongan.
"Untuk itu kami berpesan agar tetap menjaga keamanan, peserta bisa menerima kekalahan sehingga semua berjalan dengan lancar. Kedepan kami harapkan mudah mudahan ini bisa menjadikan objek wisata sehingga banyak orang datang berduyung duyung kesini dan kita tinggal mempercantik saja, " ungkapnya.
Sementara Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Muctarudin Ashraff Abu mengaku bangga dan senang adanya lomba dayung dalam rangkaian Hut RI ke 77 dan Hut Kabupaten Pekalongan ke 400.
"Saya bangga dan senang oleh karena itu saya sangat support. Hari ini saya datang temanin ibu Bupati untuk menunjukkan rasa support saya sebagai Ketua Dekranasda. Untuk itu kami berharap acara seperti ini lebih sering diadakan dan mudah-mudahan tahun depan kita bisa lebih besar lagi lebih terorganisir supaya acara ini bukan hanya lokal saja, namun saya harap ada peserta dari luar supaya kita bisa nongol dan kelihatan di nasional, " katanya.
Ketua Panitia Pelaksana Taryo saat didampingi anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Kenedy menyampaikan bahwa kegiatan disamping untuk hiburan masyarakat juga untuk meningkatkan prestasi, yang mana lomba dayung kategori naga ini adalah lomba dayung tradisional. Karena di kalangan masyarakat bawah yang paling disukai itu perahu naga.
"Untuk total ada 53 peserta dari Cilacap Purbalingga, Batang, Wonosobo dan lainya. Agenda ini selama dua tahun lalu sempat vacum karena covid-19 dan anggaran untuk sedekah laut dialihkan pembangunan tanggul. Kami harapkan Pemerintah Daerah ikut membantu dalam hal penataan lingkungan TPI ini karena TPI inilah sebagai mata pecaharian warga, " imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
