iklan banner Honda atas

Bupati Tinjau Pasar Darurat Wiradesa

Bupati Tinjau Pasar Darurat Wiradesa

**Pastikan Tak Ada Pungutan Liar

KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Selasa (31/08/2021) meninjau secara langsung kondisi Pasar Darurat Wiradesa. Paninjauan dilakukan untuk memastikan tidak ada Pungutan Liar (Pungli) bagi para pedagang.

Saat peninjauan ke Pasar Darurat Wiradesa, Bupati didampingi oleh Sekda Pemkab Pekalongan, Kepala Dinpetindagkop UMKM Kabupaten Pekalongan, Kepala Bappeda, DPKAD dan OPD lainya. Dalam peninjauan Fadia juga menekankan kepada para pedagang untuk mengedepankan Prokes dengan memakai masker.

Sedangkan pedagang yang tak memakai masker diberikan secara gratis agar dipakai untuk mencegah penyebaran Covid-19. Bupati saat meninjauan menyempatkan bertanya secara langsung pada para pedagang, apakah selain retribusi ada tarikan lain. Namun sejumlah pedagang mengaku tidak ada tarikan selain retribusi dan kebersihan.

Kepada wartawan, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyampaikan bahwa dirinya meninjau langsung Pasar Darurat Wiradesa untuk mengetahui secara kondisi yang ada.

Dikatakan, kondisi darurat saat ini masih baik dan layak untuk berjualan. "Namun karena Pasar darurat pastinya kurang sempurna, akan tetapi dari hasil mengecek lokasi langsung secara acak tidak ditemukan tarikan lain selain retribusi.
Alhamdulillah, semuanya normal saja, utamanya mengenai uang retribusi. Mereka (pedagang) mengatakan untuk retribusi hanya ditarik Rp 3.000 dan tidak ada kendala yang berarti. Karena saya tidak mau ada tarikan lain diluar aturan pemerintah khusus para pedagang," terangnya.

Fadia berharap pembangunan Pasar Wiradesa cepat selesai agar bisa ditempati sehingga. Dengan begitu mampu meningkatkan perekonomian warga Kota Santri.

Adapun usai melakukan pengecekan Pasar Darurat, Bupati meninjau secara langsung pembangunan Pasar Baru Wiradesa. (Yon)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: