Pembangunan Stadion WMK Dipertanyakan
**Saat Audiensi dengan Komisi IV DPRD
KAJEN - Gabungan Suporter Persekap Pekalongan mempertanyakan kelanjutan pembangunan Stadion Widya Manggala Krida (WMK) Gemek Kedungwuni. Pasalnya hingga saat ini pembangunan mangkrak dan tidak ada kejelasan.
Hal itu terungkap saat Perwakilan Suporter dari Tipex dan Curva Boys bertemu dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Pekalongan yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pekalongan Kholis Jazuli. Dalam kesempatan itu dihadiri oleh Kepala Dinporapar, Bappeda dan Koni Kabupaten Pekalongan.
"Tahun 2018 lalu kami sama persis di ruang ini untuk minta pembangunan stadion Widya Manggala Krida dan terealisasi pembangunan. Akan tetapi sampai sekarang bentuknya tidak jelas, untuk itu kami datang untuk mempertanyakan kelanjutan pembangunan stadion yang harusnya selesai 2019 lalu," kata salah satu superter, Katank.
Diterangkan, stadion merupakan cermin atau icon prestasi sepakbola dan olahraga lainya. "Untuk itu kami minta agar pembangunan bisa dilanjutkan, " pintanya.
Atas pertanyaan tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pekalongan Kholis Jazuli menyampaikan bahwa pembangunan Stadion memang sudah berjalan di tahun 2019 lalu. Namun dikarenakan adanya ketidaksinkronan akhirnya berhenti.
"Terus terang saya sendiri selaku warga sekitar malu, kok bisa pembangunan tak selasai, dan sebenarnya saya sendiri ikut prihatin karena banyak pula warga yang bertanya ke saya. Padahal saya sendiri dalam rapat sering menyinggung pembangunan stadion akan tetapi belum ada kabar," ungkapnya.
Sementara Kepala Dinporapar Kabupaten Pekalongan Bambang Irianto menyampaikan bahwa untuk pembangunan Tribun sebelah timur dianggarkan Rp 1,7 miliar. Namun diperjalanan penyedia jasa tidak sesuai dengan DED.
"Dalam pembangunan putus kontrak, karena putus ada BPKP melakukan audit berapa yang harus dibayar ke pihak rekanan. Namun dari hasil audit tidak ada titik temu karena kami menggunakan pihak ketiga Polimes lembaga independen dan saat ini belum selasai. Terus terang dalam hal ini kami hati hati agar ke depan tidak bersinggungan dengan APH, " imbuhnya.
Plt Ketua Koni Kabupaten Pekalongan, Suryono, menyampaikan bahwa stadion itu gambaran wajah Kabupaten Pekalongan. Stadion yang bagus akan mendukung prestasi atlet olahraga di Kota Santri.
"Kami sangat suport dengan teman teman supporter supaya stadion kita itu bagus sehingga prestasi olahraga juga naik, " katanya. (Yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
