Distributor Minyak Goreng Disidak
**Antisipasi Kelangkaan di Pasaran
KAJEN - Untuk mengantisipasi terjadinya penimbunan dan kelangkaan minyak goreng, Polres Pekalongan bersama Tim Gabungan melakukan pengecekan di sejumlah distributor minyak di Kabupaten Pekalongan. Langkah tersebut untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat.
Pantauan Radar, pengecekan dilakukan Tim Gabungan Polres Pekalongan bersama Pemkab Distributor minyak goreng di Kajen dan Wiradesa. Kali pertama yang didatangi Depo berlokasi di dekat Pasar Kajen yang mendistribusikan minyak goreng dalam bentuk jerigen dan setiap jerigen berisi 11 kg.
Menurut petugas depo minyak goreng, Yusuf, kapasitas menampung sebanyak 450 jerigen dan didistribusikan ke outlet atau toko yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan.
''Jika kehabisan stok, kami minta ke pusat dan setelah datang langsung dikirim ke toko yang menjadi pelanggan,''katanya saat didepan Tim Gabungan.
Mengetahui hal tersebut Kapolres dan rombongan kemudian mendatangi beberapa pedagang minyak goreng di Pasar Kajen. Intinya, Kapolres Pekalongan ingin mengetahui secara pasti terkait kelangkaan minyak goreng di kawasan tersebut.
Selanjutnya pemantauan di CV Pelita Hati di Gumawag, Wiradesa yang merupakan distributor minyak goreng kemasan dengan area cukup luas yakni Pemalang, Batang, Pekalongan.
Direktur CV Pelita Hati, Sukamto, mengatakan, dalam mendistribusikan, tergantung dari yang diterima. Berapapun jumlah barang yang diterima di tempat usahanya langsung didistribusikan.
Selanjutnya sidak minyak goreng terakhir di sekitar Pasar Wiradesa, tepatnya di agen minyak goreng jenis curah. Di tempat itu, AKBP Arief Fajar Satria berkesempatan berbincang-bincang mengenai barang tersebut. Untuk stok minyak goreng masih kekurangan karena yang memesan sebagian besar pelanggan tetap.
Pada kesempatan itu Kapolres Pekalongan AKBP Dr Arief Fajar Satria menyampaikan secara keseluruhan pantauan untuk ketersediaan minyak goreng kemasan aman hingga lebaran, terutama untuk wilayah Kabupaten Pekalongan. Hal dipastikan CV Pelita Hati yang merupakan distributor besar di Kota Santri.
"Ketersediaan minyak goreng di wilayah Kabupaten Pekalongan masih aman, harganya pun masih stabil, " tegasnya.
Meski demikian untuk itu memastikan terjaminnya ketersediaan minyak goreng di wilayah Kabupaten Pekalongan, Kapolres memerintahkan Polsek melakukan pengawasan seperti sidak. Kemudian operasi pasar di wilayahnya masing-masing untuk mencegah penimbunan komoditas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Kita ingin pastikan minyak goreng tidak terjadi kelangkaan, dan kalau tersedia harganya jangan sampai melambung tinggi, "jelasnya.
Dikatakan, dengan adanya pengawasan setiap hari dari aparat kepolisian, hal itu akan menekan potensi terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh berbagai pihak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
