iklan banner Honda atas

Ibu-ibu Dapat Sembako Gratis

Ibu-ibu Dapat Sembako Gratis

Sebanyak 125 ibu-ibu menerima bantuan paket sembako dalam kegiatan Bakti Sosial Lintas Agama yang diadakan oleh Paguyuban Ibu-ibu Kedungwuni didukung oleh Tower Bersama Group di GOR Kedungwuni.

Paguyuban Ibu-ibu Kedungwuni yang lahir sejak Agustus 2019 sendiri merupakan paguyuban berisi ibu-ibu di Kedungwuni dengan etnis tionghoa dan pribumi.

Ketua Paguyuban Ibu-ibu Kedungwuni Munafah Asip Kholbihi menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai memperingati Harlah ke 4 juga untuk merekatkan tali persaudaraan antar umat beragama.

"Di Kedungwuni sendiri kan banyak orang tionghoa, makanya kita bareng-bareng berkegiatan sosial untuk membantu para ibu-ibu yang membutuhkan di wilayah Kedungwuni," ujarnya.

Kegiatan sosial lain yang dilakukan oleh Paguyuban Ibu-ibu Kedungwuni yakni dengan membuka Warung Bhinneka untuk makan gratis setiap hari Jumat.

"Warung Bhinneka ini rutin kami lakukan, dulu melalui door to door, tetapi sekarang dipusatkan dalam satu titik di depan BCA Kedungwuni yang siapa saja boleh makan gratis disitu," jelasnya.

Munafah Asip berharap agar kedepannya Paguyuban ibu-ibu Kedungwuni bisa terus mengadakan kegiatan sosial secara rutin agar bisa membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Camat Kedungwuni Ajid Suryo Pratondo mengucapkan banyak terima kasih kepada Paguyuban Ibu-ibu yang selalu hadir dalam membantu masyarakat.

"Atas nama Pemerintah Daerah, saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas kegiatan ini, kegiatan ini juga rutin dilakukan untuk membantu masyarakat kita yang kekurangan," pungkasnya.

Ajid menyampaikan bahwa keterbatasan Pemerintah dalam mensejahterahkan masyarakatnya perlu didukung oleh stakeholder yang ada.

"Tentunya demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera perlu dukungan antara Pemerintah dan semua pihak, salah satunya Paguyuban Ibu-ibu Kedungwuni ini. Semoga paguyuban ibu-ibu ini bisa tumbuh lagi di kecamatan lain," harapnya.

Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan FPKB Fatkhiana Dewi menyampaikan mendukung kegiatan Ibu Ibu agar berjalan dengan baik dan lancar.

Fatkhiana yang juga warga Kedungwuni tentunya sangat bangga bahwa ternyata masyarakat kedungwuni gotong royong dan toleransinya sangat tinggi.

"Warga Kedungwuni yang notabennya ada etnis tionghoa dan pribumi ini ternyata bisa hidup damai secara berdampingan, bahkan bisa saling support serta saling membantu," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: