Wabah PMK, Pasar Hewan Kajen Sepi
KAJEN - Akibat adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), pasaran hewan Kajen yang dilaksanakan pada setiap Rabu sepi. Padahal biasnya mendekati hari raya Idul Adha ramai. Hal itu dibenarkan Petugas Pasar Hewan Kajen, Eko Priyatno, Rabu (6/7/2022).
"Untuk pasar hewan Kajen ini walaupun menjelang hari raya, saya amati keramaiannya di bawah standar dan di bawah hari biasa saja. Tidak kayak jauh sebelumnya ramai banget, jadi ini standar seperti hari biasa saja, " katanya.
Ia juga menjelaskan kedatangan hewan juga standar tidak ada lonjakan. "Hari ini (kemarin, res) sekitar dua ratus hewan yang masuk. Jika hari biasa sebelum PMK, mencapai 250 ekor lebih. Tahun lalu, menjelang hari raya kurban mencapai jauh di atas itu," lanjutnya.
"Para pedagang itu kurang tahu kenapa pasarnya tidak ramai banget, gak kayak pasaran sebelum hari raya tahun lalu kan ramai banget," ujarnya.
Diterangkan, untuk kesehatan hewan yang tiba di Pasar Hewan langsung disemprot antiseptik oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan guna mencegah PMK.
"Jadi, kita bekerjasama dengan dinas peternakan dan pertanian mengantisipasinya begitu hewan datang, sebelum hewan turun dari mobil kita cek, terus turun kita semprot dengan antiseptik, untuk antisipasi wabah PMK di sini," imbuhnya.
Kondisi sepi juga dibenarkan pedagang sapi asli Doro, Ainun Najib (38). Ia mengatakan, tahun ini penjualan mengalami penurunan cukup drastis akibat wabah PMK.
"Dari tahun lalu, bisa menjual sapi mencapai 80 ekor lebih dan tahun ini di hari terakhir pasar hewan jelang lebaran hanya mampu menjual 50 ekor sapi," kata Ainun.
Ia juga memastikan sapi-sapi yang dijual bebas dari PMK. "Harganya menurun, selisih Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta an. Sapi lokal yang sebelumnya Rp 17 juta saat ini Rp 16 juta."
Senada disampaikan Ahmad Mudakir (58) pembeli sapi asal Bodeh, Pemalang. Ia mengaku khawatir membeli hewan sapi terkait adanya wabah PMK.
"Ya takut takut gimana adanya PMK. Tidak beli, kok pingin korban. Mau beli takut adanya penyakit hewannya."
"Saya mau cari sapi, kalau harga tadi berkisar Rp 16 juta sapi lokal." (Yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
