iklan banner Honda atas

Sudah di Rapid Antigen, Ratusan Santri Putra Kembali ke Ponpes API Tegalrejo

Sudah di Rapid Antigen, Ratusan Santri Putra Kembali ke Ponpes API Tegalrejo

KEDUNGWUNI - Sebanyak 435 santri putra dari wilayah Pekalongan kembali ke Ponpes API Tegalrejo Magelang setelah sebelumnya sudah melakukan rapid test antigen di puskesmas setempat, para santri yang akan kembali berkumpul di Islamic Center Kedungwuni, Rabu (26/5/2021).

Ketua Alumni Ponpes API Tegalrejo di Kab. Pekalongan, H. Muhammad Farhi menjelaskan bahwa untuk jadwal pemulangan santri ke ponpes dibagi menjadi beberapa kelompok.

"Untuk santri putra dilaksanakan hari ini tanggal 26 Mei 2021 dan untuk santri putri besok tanggal 27 Mei 2021 dan sabtu tanggal 29 Mei 2021," terangnya.

Awalnya ada 8 bus besar yang disiapkan untuk pemberangkatan santri, tetapi karena ada penambahan santri baru maka bus ditambah lagi.

"Karena ada penambahan santri baru sebanyak 25 santri, maka kami tambahkan bus lagi dengan total 9 bus. Di isi oleh 410 santri yang sudah terdata dan 25 santri baru ditambah 5 pendamping santri," jelasnya.

Santri yang diberangkatkan kembali berasal dari wilayah Pekalongan baik kota dan kabupaten.

"Santri terbanyak berasal dari wilayah Kecamatan Kedungwuni. Makanya kami pusatkan pemberangkatannya di Wilayah Kedungwuni tepatnya di Islamic Center," ujarnya.

Farhi juga menambahkan bahwa para santri juga sudah melakukan rapid test antigen di Puskesmas setempat.

"Sebelum pemberangkatan hari ini, para santri diwajibkan untuk melakukan rapid test antigen terlebih dahulu, sesampainya di ponpes pun juga akan dilakukan test genose dengan kuota 1.000 test tiap harinya," pungkasnya.

Pemberangkatan santri ke ponpes sendiri sudah mendapatkan ijin dari pemerintah daerah dan juga pihak kepolisian dengan menerapkan prokes ketat Covid-19.

Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Juga Memantau Proses Pemberangkatan Santri

Sementara itu, sebagai bentuk dukungan dari wakil rakyat, salah satu Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PKB Fatkhiana Dewi atau biasa disapa Nana Haifan juga turut hadir dalam pemberangkatan santri ke ponpes.

"Saya hadir sebagai bentuk dukungan kepada para santri dalam mencari ilmu di ponpes. Karena banyak juga anak-anak pekalongan yang menjadi santri di daerah lain," ucapnya.

Dalam pantauan keberangkatan santri ke ponpes sendiri menurut Nana sudah berjalan dengan baik dan teratur, pantauan seperti ini perlu dilakukan di masa pandemi Covid-19 seperti ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: