Longsor di Dua Desa
**Akibatnya Beberapa Rumah Rusak
KANDANGSERANG - Beberapa hari belakangan ini intensitas hujan tinggi di Kabupaten Pekalongan. Akibat hujan yang terus menerus menyebabkan longsor di dua desa di Kecamatan Kandangserang, yakni di Desa Garung wiyoro dan Desa Gembong. Longsor menyebabkan beberapa rumah rusak.
Salah satunya di Desa Garung wiyoro Kecamatan Kandangserang. Tanah longsor menerjang tiga rumah warga. Diantaranya milik Suhemi (62), Kusno (38), dan Labuh (60), ketiganya warga Dukun Wiyara Rt 08 Rw 04 Desa Garungwiyoro Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan.
Longsor terjadi sekira pukul 22.00 wib ketika wilayah sekitar diguyur hujan lebat beberapa jam. Hal itu dibenarkan Kusno yang rumahnya terkena longsor.
"Hujan mulai pukul 19.00 wib sampai pukul 22.00 wib tidak kunjung berhenti, dan tiba tiba terdengar suara gemuruh. Setelah dicek ternyata tanah depan rumah longsor," ungkap Kusno saat dimintai keterangan petugas.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun talud depan rumah milik Kusno terbawa longsor. Sedangkan rumah Labuh sebagian terkena longsoran material tanah.
Kejadian serupa juga terjadi di Dukuh Karisan RT 011 RW 005, Desa Gembong, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan. Kali ini menimpa rumah milik Tasmad (30). Tebing di Dukuh Karisan RT 011 RW 005, Desa Gembong, Kecamatan Kandangserang, longsor, Minggu (13/12/2020) dini hari. Akibatnya, dinding rumah milik Tasmad (30) jebol dihantam tanah longsoran.
Lima penghuni rumah saat ini mengungsi di rumah kerabatnya. "Kondisi rumahnya parah. Dinding jebol kena tebing yang longsor. Kejadiannya pukul 03.00 WIB dini hari," terang Dahiri, warga Desa Gembong, Minggu (13/12/2020) petang.
Menurutnya, lima orang penghuni rumah itu mengungsi di rumah kerabatnya, karena kondisi rumah rusak cukup parah. Selain itu, longsor susulan dikhawatirkan masih terjadi karena hujan masih terus mengguyur wilayah pegunungan tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Gembong, Untung, menerangkan, hujan sejak pukul 19.00 WIB mengguyur wilayah Kandangserang. Sekitar pukul 03.00 WIB, tebing setinggi 20 meter di Dukuh Kasiran longsor dan menghantam rumah milik Tasmad (30).
"Satu rumah dindingnya jebol, namun rumah di atas tebing yang longsor itu juga terancam," terang dia.
Dikatakan, rumah Tasmad berada di bawah tebing, dan di atas tebing itu juga ada rumah warga milik Fadholi. "Saya masih khawatir jika hujan terus retakan yang ada bisa longsor lagi. Rumah di atas juga terancam," kata dia.
Dikatakan, tidak ada korban jiwa dalam bencana longsor tersebut. Pasalnya, penghuni rumah sudah diingatkan akan bahaya longsor, sehingga sejak pukul 20.00 WIB mengungsi di rumah kerabatnya.
"Tanda-tanda longsor sudah tampak sejak pukul 20.00 WIB karena ada retakan di tebing itu, sehingga pemilik rumah di atas memberitahu pemilik rumah di bawah supaya tidurnya ngungsi dulu karena di atas sudah retak-retak. Jika hujan terus bisa longsor," terang dia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
