iklan banner Honda atas

Terjaring, Ratusan Warga Di-Swab

Terjaring, Ratusan Warga Di-Swab

**Hasilnya Semua Dinyatakan Negatif

KAJEN - Penyebaran virus Covid-19 di Kota Santri beberapa pekan terakhir mulai menurun. Hal itu dapat dilihat dari hasil swab ratusan warga saat terjarinh Patroli Skala Besar di Pos Penyekatan Tugu Nol Kajen, Sabtu (21/08/2021). Tercatat, ratusan warga yang diswab negatif.

Pantauan Radar, Tim Gabungan terdiri dari Kodim 0710 Pekalongan, Polres Pekalongan, Kejaksaan, BPBD, Dinas Pehubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinperindagkop, Dinporapar menggelar Patroli Skala Besar di Perempatan Tugu Nol Kajen. Seperti operasi sebelumnya, tim gabungan menggelar apel skala besar dipimpin oleh Wakil Bupati Pekalongan H Riswadi.

Setelah apel selesai, operasi terbagi tiga rombongan. Pertama standby di Pos Penyekatan Tugul Nol Kajen. Ke dua, tim menyasar ke Karanganyar, Wonopringgo Kedungwuni. Sedangkan satu Tim lagi menuju Bojong dan Wiradesa.

Untuk tim di Tugu Nol, petuga melakukan penyisiran pengguna jalan yang melintas lokasi dari arah Selatan, Barat, ataupun Utara. Warga yang terjaring diminta untuk turun dari kendaraan dan antri guna menjalani Swab yang telah disediakan.

Begitupun dengan tim ke dua dan ketiga. Dari tiga tim ini, tim berhasil menjaring 115 orang. Alhasil, 115 orang dinyatakan negatif semua.

Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria menjelaskan bahwa kegiatan kali ini sama seperti sebelumnya yakni apel skala besar. "Malam ini (Sabtu) kita mengadakan kegiatan penertiban ataupun yustisi terhadap masyarakat dan juga tempat-tempat keramaian. Dari hasil pemeriksaan beberapa titik Tim berhasil melakukan pengamanan sebanyak 115 orang. Kemudian kita lakukan Swab dan alhamdulillah pada malam hari ini semuanya negatif, " terangnya.

Pada kesempatan itu, Kapolres meminta kepada masyarakat untuk mentaati dengan tidak berkerumun dan tidak keluar bila tidak penting. "Kita akan terus patroli skala besar di seluruh wilayah khususnya di tempat-tempat keramaian di wilayah Kabupaten Pekalongan, " imbuhnya.

Sementara Wakil Bupati Pekalongan H Riswadi mengatakan bahwa PPKM akan berhasil bilamana semua disiplin dengan melaksanakan prokes. Ia pun meminta kepada petugas untuk memberi edukasi masyarakat.

"Kalau ini (Patroli Skala Besar, red) dilakukan terus menerus saya rasa level 3 untuk Kabupaten Pekalongan akan menurun ke level 2 dan InsyaAllah akan turun level 1 dan selesai. Ini terbukti bahwa pasien Covid 19 yang ada rumah sakit sekitar Pekalongan sudah menurun," katanya.

Riswadi juga menjelaskan bahwa kondisi Nakes sudah membaik, BOR juga sudah dibawah 50 persen, ini bukti PPKM yang dilakukan terutama level 3 dimotori oleh Forkopimda.

"Terutama Kapolres Dandim, Kajari yang sudah melakukan kegiatan setiap minggu ini sudah membaik dan kelihatan hasilnya. Akan tetapi kita semua jangan lengah, hari ini baik ke level rendah namun kalau abai maka Covid bisa kembali naik, " imbuhnya. (Yon)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: