Tiga Program Unggulan Sudah Melalui Kajian
*Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi
KAJEN - Menjawab Pandangan Umum Fraksi Fraksi dalam Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, tiga program unggulan Pemkab Pekalongan dinyatakan sudah melalui kajian prioritas. Hal itu diutarakan Wakil Bupati Pekalongan, H Riswadi saat membacakan jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi dalam rapat paripurna DPRD, belum lama ini.
Rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban Bupati Pekalongan atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2022 dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hj Hindun dan diikuti anggota DPRD, perwakilan Forkopimda, OPD, dan tamu lain.
Wakil Bupati menyampaikan untuk pandangan umum fraksi-fraksi berupa pertanyaan yang substansinya sama dijawab sekaligus. Sedangkan untuk pertanyaan dan tanggapan yang berbeda dari masing-masing fraksi, dijawab secara fraksional. Kemudian untuk pandangan umum dari beberapa fraksi yang berupa masukan, saran maupun imbauan akan diperhatikan dan tindaklanjuti sebagai bahan kajian dan pertimbangan dalam proses selanjutnya.
Terkait upaya dalam memberikan pelayanan fasilitas kesehatan terutama bagi masyarakat miskin, langkah yang dilakukan yakni memastikan kembali data penerima layanan kesehatan. Di antaranya dengan memverifikasi dan evaluasi data serta meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan. Sedangkan berkaitan pembangunan infrastruktur, maka dilakukan sesuai kajian prioritas dan kualitas supaya pembangunannya menjadi tepat guna dan lebih bermanfaat.
Untuk pelaksanaan pembangunan pendidikan, akan dilaksanakan secara komprehensif. Bukan hanya sarana dan prasarana yang diperhatikan, namun mutu dan kualitas tenaga pendidik serta peserta didik.
Selanjutnya tentang pembangunan infrastruktur, pada prinsipnya dilaksanakan sesuai skala prioritas dengan tetap diupayakan memenuhi standar pelayanan minimal yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018. Sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati, penyusunan APBD Tahun Anggaran 2022 memprioritaskan pada tiga program yaitu kesehatan, pendidikan dan infrastruktur dengan mempertimbangkan kapasitas fiscal.
Berikutnya, Pemkab Pekalongan berkomitmen dalam mendukung kinerja BUMD tidak hanya penghasil profit, namun juga berorientasi pada pemenuhan pelayanan publik. Di antaranya BUMD PDAM, akan didorong peningkatan cakupan pelayanan air bersih bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui skema penyertaan modal sistem reimburse.
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hj Hindun mengatakan, setelah jawaban bupati terkait pandangan umum, akan dibahas selanjutnya di komisi maupun badan anggaran. Tahapan berikutnya yakni akan menjadi persetujuan bersama APBD tahun 2022 dan akan dilakukan paripurna kembali. "Rencananya tanggal 30 November 2021 akan dilakukan rapat paripurna terkait persetujuan bersama APBD tahun 2022," jelasnya.(yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
