iklan banner Honda atas

Cegah dan Kenali Penyakit Ginjal Sejak Dini

Cegah dan Kenali Penyakit Ginjal Sejak Dini

KAJEN - Ada dua kriteria pada penyakit ginjal. Yakni penyakit ginjal akut dan kronis.
Penyakit ginjal kronis biasanya berlangsung lebih dari 3 bulan, dan diikuti penurunan laju filtrasi.

Sedangkan gagal ginjal akut biasanya terjadi secara tiba-tiba dan berpotensi dapat normal kembali ketika penyebabnya sudah diatasi.

Demikian disampaikan dr Rosik Budioro Sp. PD, FINASIM, dokter spesialis penyakit dalam di RSUD Kajen, Selasa (26/7/2022).

Diterangkan, gejala pada penyakit ginjal biasanya timbul ketika sudah terjadi kerusakan ginjal lebih jadi 80%. Adapun gejala awal yang muncul biasanya tergantung dari penyebabnya. "Apabila penyebabnya adalah batu ginjal, biasanya penderita mengalami nyeri pinggang atau nyeri pada saat kencing, bahkan bisa juga kencing darah," terang dia.

Menurutnya, penyebab tersering terjadinya penyakit ginjal adalah komplikasi dari penyakit hipertensi dan diabetes. Selain itu, kencing batu juga dapat menyebabkan penyakit ginjal akibat penyumbatan yang terjadi hingga ginjal tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

"Kasus kencing batu sendiri paling banyak ditemukan di Pulau Jawa, hal ini lantaran sumber air di Pulau Jawa banyak mengandung kapur sehingga terjadi pengendapan pada urin penderita," terang dr Rosik.

Kencing batu disebabkan karena pola hidup yang salah seperti terlalu banyak minum softdrink, konsumsi vitamin C berlebih, kurang minum air putih, dan kurangnya olahraga. "Apabila ditemukan kondisi kencing batu, sebaiknya segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan. Selain itu, perlu juga minum air yang banyak dan jangan menahan buang air kecil," katanya.

Pada pasien yang mengalami gangguan ginjal, biasanya terjadi juga kenaikan asam urat. Karena asam urat sendiri mengalami di eksresi melalui ginjal. Pada penderita penyakit ginjal yang sudah parah biasanya penderita tidak bisa buang air kecil hingga terjadi pembengkakan yang menyebabkan penderita tersebut harus cuci darah.

Menurutnya, penyakit ginjal dapat terjadi di segala usia. Untuk itu, pencegahan yang dapat dilakukan di usia muda antara lain dengan memperbaiki gaya hidup. Misalnya pada penderita yang mengalami hipertensi maka dapat mengurangi konsumsi garam. Pada penderita diabetes dapat dilakukan dengan mengurangi konsumsi gula. Selain itu, olahraga juga sangat dibutuhkan sebagai langkah pencegahan. "Olahraga dapat dilakukan sebanyak tiga kali dalam 1 minggu selama kurang lebih 30 sampai 40 menit. Olahraga yang paling baik adalah olahraga di pagi hari karena ada sinar matahari yang mengandung vitamin D," terang dia.

Deteksi dini penyakit ginjal dapat dilakukan melalui pemeriksaan darah. Selain itu, pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan gula darah juga dapat dilakukan sebagai upaya deteksi dini penyakit ginjal mengingat penyebab utama penyakit ginjal sendiri adalah komplikasi dari penyakit hipertensi dan diabetes.

Adapun upaya pencegahan yang dapat dilakukan antara lain adalah dengan modifikasi gaya hidup antara lain dengan menerapkan pola hidup sehat seperti minum air putih yang banyak, rajin berolahraga, dan jangan sering menahan buang air kecil. Pada penderita hipertensi dapat dilakukan dengan mengurangi konsumsi garam dan rajin cek tekanan darah. Pada penderita diabetes dapat dilakukan dengan mengurangi konsumsi gula, rajin cek gula darah, dan konsultasi terkait diet makanan kepada dokter gizi maupun nutritionist.

Pada pasien dengan penyakit tertentu yang mengharuskan terus menerus konsumsi obat-obatan sebaiknya obat-obatan tersebut dikonsumsi sesuai dengan anjuran dokter dan tidak boleh berlebihan karena rata-rata obat sendiri di eksresi pada ginjal. Selain itu, apabila ditemukan gejala penyakit ginjal, sebaiknya segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.(had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: