2024, DPC PPP Targetkan 7 Kursi Parlemen
Mulai Konsolidasi Tingkat Ranting
Dalam pesta demokrasi 2024 mendatang, DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menargetkan sebanyak tujuh kursi di Parlemen. Untuk itu pengurus mulai memanaskan mesin dengan melakukan konsolidasi bersama para kader.
Dalam mencapai target kursi di Parlemen atau DPRD Kabupaten Pekalongan, kepengurusan baru DPC PPP tak hanya melakukan konsolidasi dengan ke tingkat bawah. Bahkan pengurus juga melakukan konsolidasi dengan Pengurus DPP PPP yang sekaligus Wakil MPR RI, H. Arsul Sani berlangsung di RM Sambel Jawa Kedungwuni, Jumat (04/03/2022).
Pada kesempatan itu pengurus dan kader diberikan arahan guna mencapai kursi yang ditargetkan sehingga bertambah dua kursi dari periode 2019-2024.
Ketua DPC PPP Kabupaten Pekalongan, H. Mirza Kholik usai kegiatan mengatakan meski pesta demokrasi serentak 2024 masih jauh, namun pengurus baru kini telah mempersiapkan 2024 mendatang.
"Untuk 2024 PPP Kabupaten Pekalongan menargetkan 7 Kursi dan itu merupakan rasional karena kepengurusan DPC PPP ini didukung oleh semua elemen masyarakat. Jadi semua yang ada di Kabupaten Pekalongan saya ajak untuk bersatu padu guna memajukan PPP, karena bagaimanapun PPP ini juga rohnya dari NU, Partai Muslim dan Syarikat Islam," katanya.
Jadi lanjut Mirza Kholik yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Pekalongan dari 4 Fusi Partai ini ikut didalamnya. Kemudian dari semua kalangan pemuda masyarakat tidak melihat itu dari manapun organisasinya.
"Kita ajak kerja bersama semua untuk membesarkan PPP khususnya di Kabupaten Pekalongan, " katanya.
Sementara dalam kesempatan sama Wakil Ketua DPP PPP, H. Arsul Sani mengatakan dalam menyongsong 2024 mendatang pihaknya sudah mulai melakukan silaturahmi dan konsolidasi bersama Partai islam dan nasionalis. Jadi semua dirangkul guna menghindari koalisi pengkotakan partai.
"PPP berpendapat melakukan koalisi dimana ada Partai Islamnya dan ada Partai nasionalis karena bangunan Indonesia itu dibangun di dua tiang yaitu nasionalisme dan religius isme jadi kalau PPP menginginkan koalisi dalam Pilpres yang akan datang tentu bersama Partai islam lainya, tapi hemat PPP harus dalam koalisi ada Partai nasionalisnya soal Partai yang mana ini tentu masing- masing sedang dalam berkomunikasi mulai kita bangun komunikasinya, "imbuhnya.(yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
