409 Jiwa Terdampak Bencana Tanah Gerak
KANDANGSERANG - Bencana tanah gerak di Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan berdampak pada 95 rumah di Dukuh Bodas 1 dan Bodas 2. Jumlah warga yang terdampak bencana itu mencapai 409 jiwa.
Kades Bodas, Wasgito, Selasa (15/12/2020), mengatakan, total lahan yang terdampak bencana tanah gerak di desanya sekitar 30 hektar. Dari total lahan tersebut, untuk lahan pertanian yang terdampak sekitar 5 hektar.
"Rumah yang terdampak mencapai 95 rumah di Dukuh Bodas 1 dan Bodas 2. Jumlah warga yang terdampak 409 jiwa," terang dia.
Perangkat Desa Bodas, Handoyo, menerangkan, akibat bencana geologi tersebut, puluhan rumah mengalami retak pada lantai dan dinding. Menurutnya, di Desa Bodas terjadi tanah gerak dan tanah longsor pada hari Senin (14/12/2020), sekitar pukul 10.00 WIB. Tanah longsor, kata dia, terjadi di area persawahan dan jalan. Di area persawahan kurang lebih 5 hektar terdampak longsor.
Sedangkan, lokasi tanah gerak berada di Dukuh Bodas 1, di antaranya di RT 1 dan RT 2, dan di Dukuh Bodas 2, tepatnya di RT 3.
"Total ada sekitar 95 rumah yang terdampak dari bencana tersebut," kata Handoyo.
LANTAI RUMAH AMBLES
Sementara itu, Casmiah (30), warga RT 2 RW 1, Dukuh Bodas 1, menuturkan, ia kaget saat pulang ke rumah. Sebab, rumah yang ditinggalinya tiba-tiba retak.
"Saya habis pulang ambil rumput dari kebun kaget. Dinding, lantai, dan bangunan tiba-tiba retak," tutur dia, kemarin.
Setelah dicek, ternyata kerusakan itu tidak hanya di rumahnya saja. Namun, banyak rumah warga yang retak. Menurutnya, rumah retak-retak ini disebabkan oleh adanya pergerakan tanah.
"Rumah saya pondasi depan terangkat dan beberapa lantai rumah retak terlihat dalam," terang dia.
Selain itu, lantai di dalam rumahnya ambles, sehingga membuat lantai miring berserta bangunannya. Lalu, dapur rumah juga dindingnya terbelah.
Casmiah mengaku ketar-ketir atas peristiwa tersebut. "Saya kuatir apalagi kemarin suami masih di Jakarta, dan ini Alhamdulilah sudah pulang. Suami kaget melihat rumah yang retak-retak," katanya.
Ia berharap, ada bantuan dari Pemkab Pekalongan untuk warga Desa Bodas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
