iklan banner Honda atas

Cegah Penyebaran COVID-19, RSUD Kajen Disemprot Disenfektan Seminggu Sekali

Cegah Penyebaran COVID-19, RSUD Kajen Disemprot Disenfektan Seminggu Sekali

KAJEN - Demi menjaga kenyamanan pasien, Pihak RSUD Kajen selalu melakukan penyemprotan disinfektan terkait dengan pencegahan COVID-19 diwilayahnya. Kegiatan penyemprotan sendiri dilakukan secara berkala dan berbeda-beda waktu tiap tempatnya.

Widya, Petugas IPCN (Infection Prevention Control Nurse) RSUD Kajen menjelaskan bahwa selama pandemi COVID-19 ini kegiatan penyemprotan terus dilakukan dengan tujuan meminimalisir dan mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah RSUD Kajen.

Penyemprotan disinfektan sendiri dilakukan tiap satu minggu sekali dilakukan disemua tempat baik itu ruangan, tempat tunggu, dan ruang pasien juga, tetapi untuk ruangan poli dan ruang isolasi dilakukan tiap hari. "Untuk ruang tertentu seperti ruang poli dan IGD kita lakukan penyemprotan sehari satu kali, tetapi khusus untuk ruang isolasi kita semprot sehari empat kali," tuturnya.

Untuk penyemprotan yang satu minggu sekali diperuntukan untuk ruang administrasi, ruang pasien dan tempat umum lainnya. "Kita untuk penyemprotan waktunya fleksibel, biasanya tiap selasa tetapi kadang bisa hari lain, tetapi yang terpenting setiap seminggu sekali wajib disemprot disinfektan," jelasnya.

Diruang pasien dan jika ada pasiennya, maka penyemprotan dilakukan dikolong tempat tidur dan korden, tetapi jika pasien bisa keluar sebentar maka akan dilakukan penyemprotan seluruh ruangan. Kalau ruang bayi tetap harus dikeluarkan bayinya dahulu baru disemprot.

"Kita dari pihak RSUD Kajen tidah asal semprot disinfektan diruangan, lihat kondisi juga baik itu dari pasien dan petugas diruangan tersebut," ujarnya.

Harapannya, dengan dilakukan kegiatan penyemprotan disinfektan ini bisa mencegah penyebaran virus COVID-19, karena kita ada ruang isolasi dan kita juga tidak tau apakah virus itu berada dimana karena tidak kelihatan. "Ikhtiar ini merupakan bentuk usaha yang dilakukan dari pihak RSUD Kajen agar tetap mensterilkan daerah atau wilayahnya dari virus yang menempel di tembok atau tempat yang bisa ditempeli oleh virus," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: