Hadiri Workshop, Lakpesdam Kabupaten Pekalongan Dorong Penguatan Moderasi Beragama di Era Digital
--
RADARPEKALONGAN.CO.ID - Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Kabupaten Pekalongan, Samsul Bakhri, S.Ag., turut berpartisipasi dalam Workshop Penguatan Moderasi Beragama di Era Digital yang digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan berlangsung di Hotel Lorin Syariah Surakarta pada 31 Oktober–1 November 2025.
Workshop ini menjadi ajang strategis bagi para akademisi, aktivis, dan pemerhati isu keagamaan untuk membahas bagaimana media sosial dapat menjadi sarana efektif sekaligus tantangan dalam menjaga keseimbangan kehidupan beragama di tengah derasnya arus informasi digital.
Salah satu pemateri, Ali Formen, M.Ed., mengungkapkan bahwa media sosial memiliki dua sisi yang saling bertolak belakang dalam konteks keberagamaan.
“Platform digital dapat menjadi media dakwah yang positif, tetapi juga berpotensi menjadi ruang penyebaran ujaran kebencian. Karena itu, penguatan moderasi beragama di dunia maya sangat penting,” ujarnya.
Ia menambahkan, para pegiat moderasi tidak cukup hanya memahami cara menggunakan teknologi, namun perlu memiliki kemampuan menciptakan konten digital yang edukatif, inspiratif, dan sesuai nilai-nilai kebangsaan.
“Kompetensi digital harus ditingkatkan agar aktivis mampu menghadirkan narasi keagamaan yang menyejukkan dan memperluas jangkauan wacana moderat di media sosial,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga menyoroti pentingnya pengukuran literasi digital di kalangan santri. Langkah ini diperlukan untuk mengetahui sejauh mana mereka mampu memanfaatkan media digital secara bijak dan produktif dalam mendukung penyebaran nilai-nilai moderasi.
Ketua Lakpesdam PCNU Pekalongan, Samsul Bakhri, menilai kegiatan ini menjadi momentum penting memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat.
“Media sosial bukan hanya wadah menyampaikan pesan keagamaan, tapi juga ruang membangun harmoni antarumat. Kita harus hadir dengan konten yang mendorong toleransi, keterbukaan, dan saling menghargai,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Lakpesdam PCNU Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya untuk terus mengedukasi masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara bijak, sehingga moderasi beragama dapat berkembang sebagai budaya bersama di era digital yang serba cepat dan terbuka.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
