iklan banner Honda atas

Bulan Dana PMI Batang Tutup 2025 dengan Capaian Rp1,7 Miliar

Bulan Dana PMI Batang Tutup 2025 dengan Capaian Rp1,7 Miliar

SERAHKAN - Penyerahan hasil Bulan Dana PMI Batang 2025 di aula Kantor Bupati Batang, Selasa 6 Januari 2026.-Radar Pekalongan/Novia Rochmawati-

BATANG, RADAR PEKALONGAN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang menutup pelaksanaan Bulan Dana PMI Tahun 2025 dengan total penghimpunan dana sebesar Rp1,7 miliar atau 96 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp1,77 miliar. Penutupan sekaligus penyerahan hasil Bulan Dana digelar di Aula Bupati Batang, Selasa (6/1/2026).

Ketua PMI Kabupaten Batang Achmad Taufiq menyampaikan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari masyarakat, dunia usaha, pelajar, aparatur pemerintah, hingga unsur TNI dan Polri.

BACA JUGA:Launching Tim dan Jersey, Persibat Batang Siap Targetkan Kemenangan di Laga Perdana di Liga 4

“Alhamdulillah, berkat kerja keras panitia dan dukungan semua pihak, Bulan Dana PMI 2025 dapat menghimpun dana Rp1,7 miliar atau 96 persen dari target,” ujarnya.

Ia menjelaskan, belum tercapainya target secara maksimal dipengaruhi oleh menurunnya potensi sumbangan dari sejumlah sektor. Salah satunya berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengalami mutasi dan purna tugas, serta perubahan sistem pelayanan publik dari tatap muka ke layanan daring.

“Perubahan pelayanan menjadi online membuat proses pemungutan di sektor pelayanan masyarakat tidak semudah sebelumnya,” jelasnya.

BACA JUGA:Proyek Betonisasi Jalan Pantura Batang–Pekalongan Senilai Rp251 Miliar Ditargetkan Mulai 2026

Untuk pelaksanaan Bulan Dana PMI tahun 2026, pihaknya akan memberi perhatian khusus pada sektor pedesaan dan kelurahan, pelayanan publik di OPD serta instansi vertikal, dan sektor pelajar agar capaian dapat lebih optimal.

Achmad Taufiq menegaskan, seluruh dana Bulan Dana PMI 2025 masih utuh dan belum digunakan. Sesuai ketentuan, 10 persen dana akan disetorkan ke PMI Provinsi Jawa Tengah sebagai Sumbangan Wajib Bulan Dana, sementara 90 persen sisanya akan dialokasikan untuk program PMI Kabupaten Batang melalui musyawarah kerja.

“Bantuan kebencanaan yang telah disalurkan ke Sumatera, Cilacap, dan Banjarnegara menggunakan dana kas tahun sebelumnya, bukan dari Bulan Dana 2025,” tegasnya.

Selama tahun 2025, PMI Kabupaten Batang telah menjalankan berbagai program kemanusiaan, salah satunya rehabilitasi 33 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di 15 kecamatan, melebihi target awal sebanyak 30 unit. Setiap unit menerima bantuan hingga Rp15 juta sesuai hasil asesmen.

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memberikan apresiasi atas kinerja PMI dan seluruh pihak yang terlibat dalam Bulan Dana PMI 2025.

“Terima kasih atas kerja kemanusiaan PMI. Meski capaian sedikit menurun, yang terpenting tahun depan harus bisa ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti adanya instansi yang mampu melampaui target hingga lebih dari 200 persen, sekaligus mengingatkan sejumlah instansi dengan kontribusi rendah agar meningkatkan partisipasi pada tahun mendatang. (Nov)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: