Penghujan, Sejumlah Wisata Rawan Bencana
**Pengelola Harus Waspada
KAJEN - Beberapa hari terakhir, Kabupaten Pekalongan kerap dilanda hujan lebat diiringi angin kencang. Untuk itu pengelola tempat wisata alam terutama daerah pegunungan agar waspada terhadap bencana alam.
Selain waspada bencana, bagi pengunjung untuk tidak mandi di sungai karena cukup berbahaya. Apalagi belum lama ini ada korban meninggal dunia karena terseret air bah hingga hanyut sejauh 4 KM.
Hal itu disampaikan Kapolres Pekalongan AKBP Dr Arief Fajar Satria, kemarin. Ia meminta kepada seluruh pengelola Destinasi (desa wisata) maupun wisatawan, untuk waspada dan berhati-hati mengingat saat ini hujan mulai tinggi. Hal ini sebagai upaya melindungi dari potensi bencana alam.
Dijelaskan, potensi bencana alam berupa banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan angin kencang bisa terjadi pada cuaca ekstrim seperti saat ini. Tentunya harus disikapi dengan kesiapsiagaan.
"Pengelola destinasi dan desa wisata agar meningkatkan koordinasinya dengan BPBD dan Tim SAR setempat untuk memantau kemungkinan terjadinya bencana agar bisa diantisipasi dengan baik," katanya
Adapun yang wajib meningkatkan kewaspadaan, lanjut Kapolres, utamanya yang memiliki aktivitas dialur sungai berhulu di lereng-lereng perbukitan seperti di wilayah Lebakbarang, Paninggaran, Kandangserang dan Petungkriono yang berpotensi bencana tanah longsor.
Pengelola wajib melakukan pencegahan guna mengantisipasi dampak curah hujan tinggi di lokasi objek wisata dengan melakukan patroli untuk melakukan pengecekan titik rawan longsor. Termasuk jika ada pohon rawan tumbang. (Yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
