Strategi Stop Loss Dalam Investasi Trading Saham

Strategi Stop Loss dalam Investasi Trading Saham--
BACA JUGA:Ingin Sukses Trading? Ini 5 Rekomendasi Aplikasi Trading Saham Terbaik yang Sudah Berizin OJK
Jenis-Jenis Stop Loss
1.Stop Loss Statik
Stop loss statik adalah stop loss yang ditetapkan pada tingkat harga tertentu dan tidak berubah atau bisa dibilang dengan konsisten sebagai batasan harga.
2. Stop Loss Dinamis
Stop loss dinamis adalah stop loss yang ditetapkan pada tingkat harga tertentu dan dapat berubah berdasarkan pergerakan harga.
3. Trailing Stop Loss
Trailing stop loss adalah stop loss yang ditetapkan pada tingkat harga tertentu dan dapat berubah berdasarkan pergerakan harga, tetapi hanya bergerak dalam satu arah.
BACA JUGA:Rekomendasi Aplikasi Saham untuk Pemula yang Wajib dicoba Investor Muda, Dijamin Langsung Paham
Keuntungan Stop Loss
Stop loss memiliki keunggulan sebagai perintah pasar yang mampu mengeksekusi harga terbaik jika harga sekuritas mencapai harga stop.
Perintah stop loss menghilangkan risiko saat posisi harga saat terus menerus akan turun dan sebelum terjadi maka stop loss akan dijalankan.
Kerugian Stop Loss
Kelemahan dari stop loss adalah adanya selisih harga jika harga berada di atas atau di bawah harga stop loss maka akan terpicu.
Jika demikian maka harga saham akan dijual atau dibeli saat harga saham tersedia berikutnya, bahkan jika turun dari stop loss Anda.
Kelemahan kedua stop loss terhenti di pasar bergejolak sehingga berbalik dari posisi yang menguntungkan Anda.
BACA JUGA:Belajar dari Investor Berpengalaman, Begini Cara Menanam Saham yang Bijak dan Anti Rugi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: