Wajib Tahu! Ini Dia Istilah-istilah Gadai di Pegadaian

Wajib Tahu! Ini Dia Istilah-istilah Gadai di Pegadaian --
Hukum gadai di Indonesia diatur dalam beberapa pasal salah satunya adalah pasal 1150 KUHP. Dalam pasal 1150 KUHP ada beberapa unsur gadai, diantaranya adalah
- Kreditur memperoleh hak atas benda bergerak
- Benda bergerak diserahkan dari debitur ke kreditur
- Penyerahan benda sebagai jaminan hutang
- Hak kreditur adalah debitur harus membayar hutang yang apabila tidak dilunasi maka kreditur bebas untuk melelang barang jaminan
- Mendahulukan pelunasan ini dibanding dengan kreditur lain
- Hasil lelang digunakan untuk melunasi biaya lelang dan pemeliharaan benda jaminan sebelum pelunasan piutang
BACA JUGA:Puncak Arus Mudik di Jateng Diperkirakan Terjadi Sabtu Pagi, Ahmad Lutfi Minta Pemudik Hati-Hati
BACA JUGA:3 Cara Membuat Toner Alami dari Bahan Dapur untuk Mengecilkan Pori-Pori, Wajah Auto Mulus
2. Sewa modal
Sewa modal dalam bank disebut sebagai bunga. Sewa modal di Pegadaian dihitung per 15 hari dan besarnya tergantung pada besar kecilnya pinjaman yang diajukan.
Besar sewa modal terbesar yaitu 1,2%/15 hari untuk jenis gadai reguler.
3. Cicil/cicilan Gadai
Yang dimaksud dengan cicil gadai ialah membayar sejumlah uang pinjaman sehingga jumlah cicilannya menjadi berkurang.
4. Perpanjang gadai
Perpanjang gadai ini adalah kegiatan memperpanjang jangka waktu gadai sebelum 120 hari.
BACA JUGA:Wakil Ketua DPRD bersama Komisi A Tinjau Tes Seleksi PPPK Kota Pekalongan di Semarang
Perpanjang gadai dilakukan untuk memperpanjang 120 hari berikutnya tanpa harus melakukan pelunasan.
5. Tebus gadai
Tebus gadai yaitu pelunasan untuk mendapatkan kembali barang yang dijadikan sebagai jaminan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: