Lomba Dayung Tradisional 'Lomban' di Batang Jadi Ajang Silaturrahmi dan Pemersatu Usai Lebaran

Bupati Batang Faiz Kurniawan didampingi Kepala Dinas Disparpora membuka ajang lomba dayung tradisional, Selasa 1 April 2025.-Istimewa -
BATANG, RADARPEKALONGAN.CO.ID - Masyarakat nelayan Kabupaten BATANG, Jawa Tengah, kembali menggelar tradisi tahunan Lomba Dayung atau "Lomban" usai perayaan Idulfitri.
Tahun ini, lomba yang telah berusia 45 tahun tersebut diikuti 249 tim dengan total 512 nomor pertandingan di Sungai Sambong, Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang, Selasa 1 April 2025.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana yang telah menyelenggarakan acara dengan baik.
Bupati Faiz juga berjanji akan menambah jumlah perahu untuk mendukung kelancaran lomba sekaligus mengembangkan wisata air.
BACA JUGA:Polres Batang Gelar Apel, Pastikan Kesiapan Pengamanan Malam Takbiran Idulfitri 1446 H
"Lomba Dayung Tradisional merupakan salah satu event wisata libur lebaran yang ada di Kabupaten Batang, yang juga sarana menjaga tradisi yang sudah berjalan selama 45 tahun ini," kata Faiz saat membuka acara, Selasa 1 April 2025.
Menurut Bupati, momen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga upaya melestarikan tradisi yang dicintai masyarakat. "Saya sangat bangga melihat antusiasme dan semangat peserta maupun penonton yang hadir di acara ini," ujarnya.
Transformasi Tradisi
Awalnya, Lomban digelar secara tradisional menggunakan perahu nelayan. Kini, lomba telah berkembang menjadi ajang profesional dengan menggunakan perahu naga dan jalur khusus yang dibangun di Desa Klidang Lor.
Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Batang, tetapi juga dari luar daerah. Hal ini menunjukkan perkembangan event yang semakin diminati.
Komitmen Pemkab Batang
Faiz mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan sarana dan prasarana pendukung. Tujuannya agar masyarakat, khususnya penonton, merasa nyaman menyaksikan lomba yang telah menjadi agenda wisata budaya tersebut.
"Ke depan kita akan tingkatkan lagi sarana prasarana yang ada agar masyarakat khususnya para penonton merasa nyaman saat menyaksikan lomba dayung yang menjadi event wisata budaya di Kabupaten Batang ini," pungkasnya.
Lomba Dayung Tradisional "Lomban" tahun 2025 berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari peserta dan penonton. Acara ini menjadi bukti nyata pelestarian tradisi sekaligus pengembangan potensi wisata daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: