iklan banner Honda atas

Akses Menuju KEK Batang Diperlancar, Perbaikan Jalan 4,5 Km Rampung Dikerjakan

Akses Menuju KEK Batang Diperlancar, Perbaikan Jalan 4,5 Km Rampung Dikerjakan

Bupati Batang Faiz Kurniawan bersama staf Khusus Menteri PU melakukan pengecekan kondisi jalan menuju KITB yang telah selesai dilebarkan m-Dony Widyo -

BATANG – Aksesibilitas transportasi menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industri Terpadu BATANG (KITB) dari Kecamatan Banyuputih mendapatkan peningkatan signifikan.

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan perbaikan jalan sepanjang 4,5 kilometer yang menghubungkan jalur Pantura Banyuputih dengan kawasan industri di Kedawung.

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, mengapresiasi penyelesaian proyek yang dibiayai melalui dana Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah ini. Ia menegaskan ruas jalan tersebut memiliki peran strategis bagi mobilitas pekerja dan operasional logistik industri.

“Pembangunan ini sangat substantif bagi kebutuhan masyarakat, khususnya sebagai akses utama menuju KEK Batang,” kata Faiz saat meninjau lokasi, Senin (5/1/2026).

BACA JUGA:Awal 2026, DKP Batang Bongkar Kondisi Kendaraan Dinas: 30 Persen Rusak Berat

BACA JUGA:Batang Siap Hadapi Tantangan Fiskal dengan Efisiensi dan Pola Pikir Baru

Proyek senilai Rp15 miliar tersebut, menurutnya, dikerjakan dengan kualitas yang baik dan diharapkan dapat meningkatkan pelayanan bagi tenaga kerja di KITB.

Integrasi Transportasi Umum Dipercepat

Tidak berhenti pada infrastruktur jalan, Bupati juga mengumumkan percepatan integrasi angkutan massal. Peluncuran operasi layanan Trans Jateng rute Batang, yang sebelumnya dijadwalkan pada 2028, ditargetkan dapat beroperasi lebih awal pada awal 2027.

“Koordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah dan Dinas Perhubungan telah dilakukan untuk mempercepat realisasinya,” ujarnya.

Rencananya, Trans Jateng dengan rute Wonotunggal-Pekalongan akan terintegrasi di Terminal Banyuputih. Dari terminal tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang akan menyediakan layanan shuttle bus atau angkutan feeder khusus yang langsung menuju area industri di KITB.

Komitmen Dukungan Infrastruktur dari Pusat

Peninjauan turut dihadiri oleh Staf Khusus Menteri PUPR, Mukhamad Oki Isnaini, yang merupakan putra daerah Batang. Oki menegaskan komitmen kementeriannya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur dasar di Batang melalui program Inpres Jalan Daerah, sejalan dengan prioritas nasional.

“Kami akan kawal agar pembangunan di Batang sesuai slogannya, Batang Berkembang,” kata Oki.

Ia mengakui adanya tantangan terkait pagu anggaran dan skala prioritas nasional. Namun, usulan pembangunan infrastruktur dari Batang, tidak terbatas pada jalan tetapi juga mencakup irigasi, pengelolaan sampah, dan penanganan banjir rob, akan terus menjadi perhatian.

Menyikapi masih adanya ruas jalan lingkungan yang sempit menuju KITB, Oki menyatakan akan dilakukan identifikasi untuk diusulkan pada tahap anggaran berikutnya, menyesuaikan dengan ketersediaan dana. Jalan yang telah diperbaiki disebut memiliki masa pakai hingga sepuluh tahun.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait