iklan banner Honda atas

Longsor Gemlegar Terjang Curug Muncar Petungkriyono, Warga Sempat Mengungsi Tengah Malam

Longsor Gemlegar Terjang Curug Muncar Petungkriyono, Warga Sempat Mengungsi Tengah Malam

Longsor terjadi di kawasan wisata air terjun Curug Muncar di Desa Curug Muncar Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan, Sabtu malam, 7 Februari 2026.-Dok Warga-

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Bencana alam tanah longsor terjadi di kawasan wisata Air Terjun Curug Muncar, di Desa Curug Muncar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Sabtu malam, 7 Februari 2026.

Camat Petungkriyono, Hadi Surono, Minggu, 8 Februari 2026, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, longsor terjadi di kawasan Gunung Igergede, dengan material berupa tanah dan bebatuan yang mengalir hingga ke area air terjun.

"Titik longsornya berada di Gunung Igergede. Material longsoran berupa tanah dan bebatuan mengalir sampai ke Air Terjun Curug Muncar," ujar Hadi.

Menurut Hadi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, atau selepas waktu salat Isya. Suara longsor yang gemlegar disertai getaran hebat membuat warga sekitar ketakutan.

"Warga mendengar suara gemuruh yang sangat keras dan disertai getaran. Karena kejadiannya malam hari dan kondisi gelap, warga tidak tahu pasti titik longsornya dari mana," jelasnya.

Baca juga:Curug Muncar di Petungkriyono: Pesona, Lokasi, dan Harga Tiket Masuk

Akibat kejadian tersebut, warga RT 4 Desa Curug Muncar memilih mengungsi ke rumah kepala desa dan rumah kerabat yang dinilai lebih aman.

Hasil pengecekan pada Minggu pagi menunjukkan bahwa longsor berdampak pada lahan pertanian warga di sekitar Air Terjun Curug Muncar.

Sejumlah lahan tertimbun material tanah, bebatuan, dan pepohonan. Selain itu, sebagian kecil area wisata Air Terjun Curug Muncar juga ikut terdampak.

Meski demikian, Hadi memastikan bahwa longsor tidak sampai mengancam permukiman warga.

"Jarak titik longsor dengan pemukiman sekitar satu kilometer, sehingga tidak berdampak langsung ke rumah-rumah warga," katanya.

Dengan kejadian itu, pihak kecamatan menyalurkan bantuan paket sembako berupa beras, minyak goreng, mi instan, dan kebutuhan lainnya kepada warga terdampak.

Warga juga diimbau untuk tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, mengingat wilayah Curug Muncar dikelilingi perbukitan dan saat ini cuaca cukup ekstrem," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait