Polres Batang Gandeng MAFINDO Edukasi Pelajar Hadai Era AI dan Hoaks Canggih
Kapolres Batang didampingi Wakapolres berfoto bersama dengan narasumber dan peserta pelatihan literasi digital bagi pelajar SMA/SMK se-kabupaten.-Istimewa -
BATANG – Guna mengantisipasi dampak pesatnya perkembangan Kecerdasan Artifisial (AI), Polres Batang berkolaborasi dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menyelenggarakan pelatihan literasi digital bagi pelajar SMA/SMK se-kabupaten.
Kegiatan perdana di lingkungan Polda Jawa Tengah ini digelar di Aula Kantor Bupati Batang, Senin (9/2).
Inisiatif ini bertujuan mempersiapkan generasi muda tidak hanya mampu memanfaatkan AI untuk mendukung pendidikan, tetapi juga terhindar dari penyebaran informasi palsu yang semakin sofistikasi dengan bantuan teknologi serupa.
Kapolres Batang, AKBP Veronica, menekankan pentingnya membekali kaum muda dengan keterampilan menyaring informasi di era digital.
BACA JUGA:KEK Industropolis Batang Perkuat Peran Pariwisata melalui Industropolis Festival
BACA JUGA:Polres Batang Terapkan Sistem SATU PINTU untuk Pengurusan SIM, Tekan Praktik Calo
“Ini langkah awal agar mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi pengguna teknologi yang cerdas dan kompetitif, khususnya menyongsong Generasi Emas 2045,” ujarnya.
Narasumber dari Mafindo Semarang, Wahyu Ariyanto, menyatakan materi pelatihan berfokus pada etika dan pemanfaatan positif AI. Selain pengenalan dasar, peserta juga dikenalkan dengan kanal khusus untuk melaporkan konten hoaks yang ditemui di dunia maya.
“Remaja harus paham batasan dan tanggung jawab dalam menggunakan AI. Kami berikan tools agar mereka bisa ikut serta menjaga ekosistem informasi,” jelas Wahyu.
Salah satu peserta, Keenan dari SMAN 2 Batang, mengungkapkan pelatihan ini meningkatkan kesadarannya untuk selalu melakukan verifikasi data.
“Meski AI membantu mengerjakan tugas, kita tetap harus kroscek kebenaran informasinya,” katanya.
Kolaborasi kepolisian dengan organisasi sipil ini diharapkan dapat menumbuhkan generasi yang kritis dan bertanggung jawab dalam ruang digital, sekaligus menciptakan lingkungan siber yang edukatif dan minim misinformasi di Kabupaten Batang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
