750 PNS di Pemkab Pekalongan Belum Punya Rumah
Sekda Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar didampingi Pimpinan Bank Jateng Cabang Kajen Teguh Sri Prabowo dan Kepala BPKD Edy Herijanto buka Mini Expo Bank Jateng di halaman kantor Bank Jateng Cabang Kajen, Senin, 13 April 2026.-Hadi Waluyo-
KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID — Ratusan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Pekalongan ternyata masih belum memiliki rumah pribadi. Kondisi ini menjadi perhatian Bank Jateng Cabang Kajen.
Pimpinan Bank Jateng Cabang Kajen Teguh Sri Prabowo, didampingi Sekda M Yulian Akbar dan Kepala BPKD Edy Herijanto, mengungkapkan, jumlah ASN yang belum memiliki hunian masih cukup besar dan menjadi perhatian serius.
"Ya, sesuai dengan captive market kita, yaitu ASN, ada sekitar 750 orang yang belum memiliki rumah," ujar dia, ditemui usai pembukaan Mini Expo Bank Jateng di halaman Kantor Bank Jateng Cabang Kajen, Senin, 13 April 2026.
Melihat kondisi tersebut, Bank Jateng bergerak cepat dengan menggencarkan sosialisasi program kepemilikan rumah melalui berbagai cara, termasuk pesan WhatsApp blast dan surat resmi. ASN diundang untuk menghadiri Kajen Mini Expo guna memilih hunian sesuai kebutuhan.
"Kami nanti juga sudah menyebarkan pesan melalui WA Blast dan juga surat resmi untuk dapat berkunjung di Kajen Mini Expo ini, agar mereka bisa memilih rumah yang diinginkan sesuai dengan seleranya," lanjutnya.
Tak hanya itu, berbagai kemudahan juga ditawarkan khusus bagi ASN. Salah satunya adalah proses pengajuan yang lebih cepat karena sistem penggajian terintegrasi.
"Kalau kemudahannya jelas untuk ASN itu, karena gaji melalui kita, prosesnya juga bisa lebih cepat," jelas Teguh.
Program ini juga menawarkan skema pembiayaan yang tergolong ringan, dengan uang muka sangat rendah serta bunga bersubsidi.
"Kemudian, uang muka itu hanya 1 persen. Dan kalau suku bunga, karena ada subsidi, adalah 5,5 persen," tambahnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, menegaskan, ASN sebenarnya memiliki berbagai akses program kepemilikan rumah, termasuk melalui skema rumah subsidi dan BP Tapera.
"ASN memiliki akses kemudahan-kemudahan berbagai program, termasuk di dalamnya program rumah subsidi," katanya.
Ia juga mendorong agar Bank Jateng terus berinovasi dan memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, tidak hanya dalam sektor perumahan tetapi juga program lain seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Saya minta Bank Jateng bisa merumuskan bareng-bareng dengan pemerintah daerah ada program spesifik yang memberikan dampak manfaat bagi warga Kabupaten Pekalongan," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



