Mursabdo, warga Krompeng, menambahkan, akibat kejadian itu satu rumah warga rusak. Pondasi rumah ambles sekitar 10 centimeter, sehingga dinding mengalami retak-retak.
"Yang rusak rumah milik Pak Lebe Krompeng," kata dia.
Data sementara menyebutkan, panjang tanah yang ambles mencapai sekitar 7 meter dan masih berpotensi bergerak jika hujan kembali turun dan debit Sungai Kupang meningkat.
Hingga Jumat sore, Forkopimcam Talun masih terus memantau perkembangan kondisi tanah di lokasi kejadian dan mengimbau warga agar tidak mendekati area tebing sungai demi keselamatan.
Di lokasi itu dipasang police line, agar warga tak mendekat.