RADARPEKALONGAN.CO.ID-Mudik Lebaran 2026 kembali menjadi momen yang dinanti jutaan masyarakat Indonesia. Setelah setahun penuh beraktivitas, pulang ke kampung halaman untuk bersilaturahmi bersama keluarga menjadi tradisi yang tak tergantikan. Banyak pemudik memilih menggunakan mobil pribadi karena dinilai lebih fleksibel, nyaman, dan aman. Namun, perjalanan jarak jauh saat mudik juga memiliki risiko tersendiri jika tidak dipersiapkan dengan matang.
Lonjakan volume kendaraan, kondisi cuaca yang tak menentu, hingga kelelahan pengemudi menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, penting bagi pemudik untuk memperhatikan aspek keselamatan agar perjalanan mudik berjalan lancar. Berikut delapan tips aman mudik Lebaran 2026 menggunakan mobil pribadi yang wajib diperhatikan.
1. Lakukan Servis Kendaraan Sebelum Berangkat
Pastikan mobil dalam kondisi prima sebelum digunakan untuk perjalanan jauh. Lakukan servis menyeluruh minimal satu minggu sebelum keberangkatan. Periksa mesin, rem, oli, air radiator, aki, lampu, dan wiper. Jangan lupa mengecek tekanan dan kondisi ban, termasuk ban cadangan. Mobil yang sehat akan meminimalkan risiko mogok di tengah perjalanan.
2. Cek Kelengkapan Dokumen Kendaraan
Dokumen kendaraan seperti SIM dan STNK wajib dipastikan masih aktif. Selain itu, siapkan juga asuransi kendaraan dan kartu identitas pribadi. Simpan dokumen di tempat yang mudah dijangkau namun tetap aman. Kelengkapan dokumen akan memudahkan jika terjadi pemeriksaan atau situasi darurat di jalan.
3. Rencanakan Rute dan Waktu Perjalanan
Perencanaan rute sangat penting untuk menghindari kemacetan parah. Manfaatkan aplikasi navigasi yang menyediakan informasi lalu lintas secara real-time. Jika memungkinkan, pilih waktu berangkat di luar jam padat seperti malam hari atau dini hari. Mengetahui jalur alternatif juga bisa menjadi solusi saat terjadi kepadatan lalu lintas.
4. Patuhi Aturan Lalu Lintas
Keselamatan adalah prioritas utama. Patuhi rambu lalu lintas, batas kecepatan, dan marka jalan. Hindari berkendara secara agresif atau memaksakan diri untuk menyalip. Ingat, tujuan mudik bukan hanya sampai lebih cepat, tetapi sampai dengan selamat.
5. Jaga Kondisi Fisik Pengemudi
Kondisi fisik pengemudi sangat berpengaruh pada keselamatan perjalanan. Pastikan tidur cukup sebelum berangkat. Jika merasa lelah atau mengantuk, segera menepi dan beristirahat di rest area. Idealnya, pengemudi beristirahat setiap 2–3 jam sekali. Jika memungkinkan, lakukan pergantian pengemudi untuk mengurangi kelelahan.
6. Siapkan Perlengkapan Darurat
Bawa perlengkapan darurat seperti kotak P3K, dongkrak, segitiga pengaman, senter, dan alat pemadam api ringan (APAR). Selain itu, siapkan juga charger ponsel, power bank, serta air minum dan camilan. Perlengkapan ini sangat berguna jika terjadi kondisi tak terduga di perjalanan.
7. Perhatikan Kondisi Cuaca