Mayat Perempuan Ditemukan di Hutan Jati Subah Batang

Jumat 20-02-2026,15:51 WIB
Reporter : Dony Widyo
Editor : Dony Widyo

BATANG – Warga Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di kawasan hutan jati Desa Sengon, Jumat (20/2/2026). Kondisi jasad korban sudah membusuk dan tak jauh dari lokasi terdapat aliran sungai.

Kapolsek Subah, AKP Agung Sutanto, membenarkan penemuan tersebut. Pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

"Korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan sudah membusuk. Bahkan sudah ada belatung," ujar Agung saat dikonfirmasi, Jumat (20/2/2026).

Penemuan bermula saat seorang warga bernama Abdul Wahid (31) hendak memancing di Kali Tukelon. Sesampainya di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, ia mencium bau tak sedap yang menyengat dan kemudian menemukan sesosok mayat perempuan.

BACA JUGA:Kecelakaan Maut di Pantura Batang, Seorang Pelajar Meninggal Setelah Jadi Korban Tabrak Lari

BACA JUGA:Tim Jibom Polda Jateng Musnahkan Puluhan Kilogram Bubuk Mercon di Batang

Karena panik, ia lantas meninggalkan lokasi dan menceritakan temuannya kepada rekannya, Syukur Santosa (26), di sebuah bengkel di Dukuh Gepret, Desa Durenombo. Selanjutnya, laporan diteruskan ke pihak kepolisian melalui layanan darurat 110 pada pukul 11.15 WIB.

"Pelapor juga mengirimkan titik lokasi untuk memudahkan petugas menuju TKP," terangnya.

Usai dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dari Puskesmas Subah, dr. Nani menyebut korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 10 hari sebelum ditemukan.

"Hasil pemeriksaan sementara dari puskesmas, korban diduga meninggal karena sakit. Namun untuk penyebab pasti dan identitasnya masih kami selidiki," jelas Agung.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan belum bisa memastikan identitas jenazah. Pakaian atau barang bukti lain di lokasi juga belum ditemukan.

Pihak kepolisian mengimbau warga yang kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke Polsek Subah guna proses identifikasi lebih lanjut.

"Kami berharap jika ada warga yang kehilangan keluarga perempuan dalam sepekan terakhir, segera lapor ke kantor polisi terdekat," pungkasnya.

Kategori :