Tekan Angka Putus Sekolah, Bupati Batang Perluas Cakupan Bantuan Seragam Gratis

Sabtu 28-02-2026,11:42 WIB
Reporter : Dony Widyo
Editor : Dony Widyo

BATANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang terus menunjukkan komitmennya di sektor pendidikan dengan memperluas cakupan penerima bantuan seragam sekolah.

Hal ini disampaikan Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, di sela-sela agenda Tarawih Ukhuwah yang digelar di Masjid Al Karomah, Desa Pacet, Kecamatan Reban, pada Jumat (27/2/2026) malam.

Dalam kesempatan yang menjadi ajang silaturahmi antara pemimpin daerah dan warga tersebut, Bupati Faiz menekankan bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk meningkatkan taraf hidup keluarga. Ia mengajak masyarakat untuk tidak membiarkan generasi penerus berhenti di bangku sekolah.

"Jangan sampai anak dan cucu kita putus sekolah. Hanya dengan ilmu dan pendidikan lah kita mampu memperbaiki nasib keluarga," ujar Bupati Faiz dalam sambutannya usai melaksanakan salat tarawih berjamaah.

BACA JUGA:Satpol PP Batang Tutup Paksa Tempat Karaoke Nakal yang Buka di Bulan Ramadan

BACA JUGA:Bupati Batang Serap Aspirasi Warga Bandar saat Tarawih Keliling, Janjikan Rp100 Juta untuk Lapangan Desa

Salah satu kabar gembira yang disampaikan oleh orang nomor satu di Batang itu adalah perluasan program bantuan seragam sekolah. Jika sebelumnya bantuan hanya diperuntukkan bagi siswa baru di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri, mulai tahun 2026 ini jaringannya diperlebar.

"Di tahun 2026 ini, bantuan seragam tidak hanya untuk kelas 1 SD dan SMP, tetapi juga untuk siswa baru di Madrasah Ibtidaiyah (MI) serta Madrasah Tsanawiyah (MTs)," tegas Faiz.

Perluasan sasaran ini menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap pemerataan akses pendidikan, baik di bawah naungan Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama.

Sebagai informasi, program seragam gratis sebelumnya telah dianggarkan melalui Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa) dengan nilai bantuan mencapai Rp125 ribu untuk siswa SD dan Rp150 ribu untuk siswa SMP, menyasar belasan ribu siswa baru di sekolah negeri .

Menambal haus aspirasi warga, momen Tarawih Ukhuwah yang juga dihadiri Wakil Bupati Suyono dan jajaran Forkopimda itu dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai permohonan pembangunan.

Sejumlah aspirasi yang mengemuka antara lain bantuan rehabilitasi masjid, perbaikan balai desa, pembangunan Madrasah Diniyah (Madin), hingga pembangunan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).

Camat Reban, Sugiharto, yang menyuarakan aspirasi warganya, menjelaskan bahwa keberadaan Puskeswan sangat dinantikan para peternak di Desa Pacet.

Pasalnya, sering terjadi kasus kematian hewan ternak yang diharapkan bisa dicegah dengan adanya layanan kesehatan hewan yang memadai.

"Banyak kasus hewan ternak yang meninggal. Kami berharap dengan adanya Puskeswan, hal tersebut dapat dicegah dan kesehatan ternak warga lebih terjamin," kata Sugiharto.

Kategori :