Mohammad Saleh Ajak Santri Manfaatkan Program Beasiswa Pemprov Jateng 2026

Senin 18-05-2026,17:15 WIB
Reporter : Wahyu Hidayat
Editor : Wahyu Hidayat

SEMARANG, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh mengajak para santri memanfaatkan program beasiswa pendidikan tersebut sebagai peluang meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi.

Menurut Saleh, program beasiswa tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan lebih luas kepada kalangan santri dan pengasuh pesantren untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.

“Program ini sangat baik untuk mendukung peningkatan kualitas SDM santri. Kesempatan seperti ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya di Semarang, Senin, 18 Mei 2026.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah membuka pendaftaran Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Tahun 2026. Program ini menyediakan bantuan pendidikan mulai jenjang vokasi hingga doktoral (S3), baik di dalam maupun luar negeri.

Saleh menilai program tersebut dapat menjadi motivasi bagi para santri untuk terus meningkatkan kapasitas akademik sekaligus memperkuat peran pesantren dalam pembangunan daerah.

“Santri memiliki potensi besar. Dengan dukungan pendidikan yang baik, mereka dapat menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing,” tegas Ketua DPD Golkar Jateng tersebut.

BACA JUGA:Ekonomi Jateng Tumbuh Positif, Mohammad Saleh Minta Iklim Investasi Terus Dijaga

Ia menambahkan, terbukanya akses pendidikan bagi kalangan pesantren menjadi langkah penting dalam mendorong pemerataan kesempatan belajar di Jawa Tengah.

Mengusung semangat “Ngopeni Nglakoni”, program beasiswa ini menawarkan bantuan biaya pendidikan yang komprehensif, mulai dari jenjang vokasi hingga doktoral (S3) di dalam maupun luar negeri.

Berdasarkan pengumuman resmi, tenggat waktu pendaftaran beasiswa terbagi menjadi dua. Untuk beasiswa santri vokasi dan program S1 dalam negeri, pendaftarannya 18 Februari hingga 10 Juli 2026. Adapun tahapan seleksi akan dilangsungkan pada 13 Juli hingga 1 Agustus 2026, dan hasilnya diumumkan pada 3 Agustus 2026.

Sementara itu, pendaftaran untuk seluruh program Luar Negeri memiliki durasi yang lebih singkat. Pendaftaran S1 Luar Negeri, program Double Degree, serta S1 Keislaman di Al Azhar (Mesir) dan Al Ahqof serta Imam Syafi’i (Yaman) dibuka pada 18 Februari-13 Juni 2026.

Seleksi untuk katagori ini dijadwalkan pada 15 Juni hingga 4 Juli 2026, disusul pengumuman pada 6 Juli 2026. Seluruh rangkaian proses pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui gawai.

Fasilitas yang diberikan dalam program ini juga cukup lengkap. Untuk penerima beasiswa dalam negeri, Pemprov Jateng menanggung penuh biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga delapan semester.

Sedangkan untuk program luar negeri, pembiayaan meliputi biaya kuliah, biaya hidup, pengurusan visa, asuransi, hingga tiket pesawat pulang-pergi dari Semarang menuju negara tujuan.

Saleh berharap program tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para santri di Jawa Tengah agar semakin banyak generasi pesantren yang mampu melanjutkan pendidikan hingga jenjang tinggi.

Kategori :