Ditandaskan, banjir dan rob menjadi isu penting di Kabupaten Pekalongan. Penanganan banjir dan rob ini masuk di dalam visi misi bupati. Di misi kelima jelas menyebutkan penanggulangan banjir rob dan infrastruktur lainnya.
"Penanggulangan banjir rob juga sudah kita masukan ke dalam skala prioritas penanganan di tahun 2022. Ada alokssi sekitar Rp 10 miliar untuk penanganan banjir rob. Rp 10 miliar itu akan diploting di beberaoa lokasi. Yang terbesar nanti di wilayah Depok berupa pembuatan rumah pompa. Depok belum tersentuh anggaran pusat itu. Kemarin kita apresiasi luar biasa masyarakat secara swadaya membangun tanggul sendiri. Itu luar biasa. Kabupaten hadir untuk tahun 2022 kita bangun untuk Depok," terang dia.
Anggaran lainnya diploting di sekitar Wonokerto dan Tirto berupa saluran drainase.
"Masyarakat Wonokerto dan Tirto sudah menikmati hasil pembangunan tanggul. Setelah pembangunan tanggul, rob sudah tidak ada. Akan tetapi ketika hujan air tidak bisa keluar. Yang kita bangun saluran drainase di pemukinan yang terintegrasi agar air hujan bisa dialirkan ke longstorage," kata dia. (had)