Berusia Ratusan Tahun, Jembatan Glotak Rawan Ambruk

Kamis 13-01-2022,14:20 WIB

*Terpaksa Ditutup

SIWALAN - Jembatan Glotak yang melintang di atas Sungai Sragi Baru dan terletak di Desa Blimbingwuluh Kecamatan Siwalan, Selasa (11/1/2022) terpaksa ditutup. Pasalnya jembatan berusia ratusan tahun tersebut rawan ambruk sehingga membahayakan warga.

Jembatan Glotak yang menghubungkan Desa Blimbingwuluh dan Tengeng Wetan di Kecamatan Siwalan, dengan desa-desa di Kecamatan Sragi merupakan akses utama warga sekitar. Namun beberapa pekan terakhir karena kerap dilanda banjir dan banyak sampah yang menyangkut dibawah membuat rangka rawan putus.

Karena jembatan akses penghubung antar desa antar kecamatan dengan panjang 70 x 2,5 meter itu ditutup, maka warga terpaksa memutar sejauh lebih dari 5 km.

Kepala Desa Blimbingwuluh, Kecamatan Siwalan Riyanto menyampaikan warga sudah bertahun-tahun mengajukan permohonan perbaikan jembatan atau pembangunan jembatan pengganti kepada pemerintah daerah. Namun hingga saat ini, belum juga ada tanda-tanda infrastruktur itu bakal diperbaiki.

Bahkan melalui Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan), warga mengusulkan pembangunan jembatan baru. Usulan tersebut sebenarnya sudah memasuki tahap e-planning. "Informasi terakhir, katanya akan dibuat bronjong sebagai pengaman", ungkap Riyanto.

Namun entah mengapa, sampai sekarang belum juga direalisasikan oleh pemerintah. Bagi warga Kecamatan Siwalan maupun Sragi, fungsi Jembatan Glotak teramat vital. Jembatan tersebut berguna untuk memperlancar aktivitas perekonomian, pendidikan, serta mobilitas pelayanan kesehatan. "Karena sangat rawan dan demi keselamatan pengguna, maka jembatan glotak kami tutup, "imbuhnya.

Sementara Kepala DPU Taru Kabupaten Pekalongan Bambang Irianto menyampaikan bahwa jembatan Glotak rencana akan dilakukan pembrojongan supaya pondasi tidak ambrol. " Besok (hari ini) akan dirapatkan untuk dilakukan pembahasan," katanya. (yon)

Tags :
Kategori :

Terkait