Depan Pasar Kajen jadi Tempat Berburu Takjil dan Makanan untuk Berbuka Puasa

Selasa 07-05-2019,17:18 WIB

TAKJIL - Warga sedang membeli takjil dan makanan untuk berbuka puasa di depan pasar induk kajen. RIFKI RISYA

KAJEN - Setiap sore di bulan puasa, disepanjang jalan depan pasar kajen banyak bermunculan pedagang yang menyediakan macam-macam hidangan khas pada momen setahun sekali ini.

Banyak warga kabupaten pekalongan khususnya kajen mencari makanan dan takjil untuk berbuka puasa, salah satu makanan yang paling dicari adalah kluban botok.

kluban botok merupakan sayruan yang terdiri dari sayur-sayuran seperti kacang panjang, toge, bayam atau kangkung dicampur dengan parutan kelapa dan lombok terasi. Sedangkan botoknya berisi tahu dan bongkrek yang disiram dengan santan encer.

Salah satu penjual kluban botok di daerah kajen Tarmiah (48) menerangkan "Selama bulan puasa, Saya selalu jualan disini dan sudah lama jualan kluban botok disini mas, sudah puluhan tahun, kurang lebih sekitar 15 tahunan. Dulu disini penjualnya cuma 2, sekarang sudah banyak mas, tetapi alhamdulillah pelanggan saya tetap selalu datang tiap tahunnya kesini mas," terang penjual kluban botok, selasa (7/5/2019).

Selain menjual kluban botok, tarmiah juga menjual jajanan takjil dan kolak, megono, mie goreng dan lauk pauk untuk berbuka puasa.

"Saya biasanya buka setelah asyar mas, sekitar jam 15.30 WIB dan tutup sampai sehabisnya, tetapi biasanya jam 17.00 WIB sudah habis mas. Alhamdulillah berkah ramadan sehingga jualan saya selalu habis sebelum waktunya berbuka puasa," ucapnya.

Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Radar Pekalongan (@radarpekalongan) pada 7 Mei 2019 jam 3:35 PDT

Harga kluban botok sendiri tergolong murah, cuma 4 ribu rupiah. 2 ribu rupiah untuk klubannya dan 2 ribu rupiah untuk botoknya. Bahkan ada pembeli yang minta harganya sampai 10 ribu rupiah, katanya biar dapat banyak.

Salah satu pembeli yaitu ibu Ari (36) warga paninggaran menjelaskan "Saya sengaja beli lauk pauk di daerah kajen ini mas, karena jika buat sendiri dirumah waktunya sudah mepet dan ribet. selain itu saya juga dari saudara yang berada di kajen, jadi lebih gampang beli saja dan langsung bisa untuk berbuka puasa," jelasnya.

Tags :
Kategori :

Terkait

Terpopuler

Terkini