Diduga Korsleting, Gudang Tali Tambang Ludes Terbakar

Senin 17-10-2022,11:40 WIB

KOTA - Kebakaran menimpa sebuah gudang sekaligus tempat produksi tali tambang di Jalan Prmuka, Kelurahan Padukuhan Kraton, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, pada Jumat (14/10/2022).

Kebakaran ini mengakibatkan asap hitam pekat membumbung tinggi. Bahkan terlihat sampai wilayah Batang. Sebagimana disampaikan Ifa, warga Sapuro Kota Pekalongan. "Tadi saya kebetulan naik motor dari arah Batang mau ke Kota Pekalongan. Sesampainya di sekitar Denasri saya lihat ada asap hitam membumbung tinggi. Saya kira kebakarannya di daerah Setono. Ternyata ada di Padukuhan Kraton," katanya.

Peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Dua unit mobil damkar dari Kota Pekalongan dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Namun barang-barang yang ada di gudang tersebut, yang sebagian besar terdiri dari plastik dan tali rafia bahan pembuat tambang, hangus terbakar. Termasuk mesin dan sepeda motor yang ada di lokasi.

Menurut keterangan saksi, Bachtiar (50), dirinya melihat dari kejauhan api sudah cukup membesar. "Saya minta tolong dan berteriak kebakaran-kebakaran, api semakin membesar dan berbunyi ledakan seperti petasan sekitar jam 8 pagi. Tempat tersebut merupakan rumah produksi tali tambang plastik dan setiap Jumat pekerjanya libur," katanya.

Kasi Pencegahan dan Informasi Damkar Satpol P3KP Kota Pekalongan, Slamet Samuji menginformasikan bahwa sekitar pukul 08.30 damkar mendapat informasi dari warga dan Lurah Padukuhan Kraton terjadi kebakaran gudang produksi tambang dari bahan rafia. Damkar merespons dengan 2 armada yakni armada berkapasitas 6000 L dan 5000 L.

"Baru saja kita melakukan pemadaman kebakaran dan proses pendinginan kejadian kebakaran di Pabean. Berdasarkan informasi warga kebakaran berawal dari korsleting listrik. Beruntung tidak ada aktivitas pekerja pada hari ini karena memang libur, sehingga tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi berupa mesin dan bahan- bahan produksi," terang Slamet.

Camat Pekalongan Utara Wismo Adityo bersyukur kebakaran itu bisa segera dipadamkan dan tidak sampai bertambah parah atau mengenai bangunan lain. Sebab, lokasi kebakaran relatif jauh dari permukiman penduduk.

Pihaknya menekankan bahwa apapun usaha atau kegiatan di tengah masyarakat, yang paling utama diperhatikan adalah upaya preventif (pencegahan). "Pemicu kebakaran seringnya kelalaian manusia seperti adanya korsleting listrik, puntung rokok, dan sebagainya. Beruntung lokasi ini jauh dari permukiman. Kejadian di Kota Pekalongan biasanya dari kelalaian dan kejadian tidak terduga, khususnya di Kecamatan Pekalongan Utara seperti kebakaran ilalang, puntung rokok, dan lainnya," jelas Wismo. (way)

Tags :
Kategori :

Terkait