“Dari olah TKP tim Inavis dan keterangan dari dokter Endah dari Puskesmas Bojong 1, tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan. Jadi, korban meninggal dunia murni gantung diri,” jelas AKP Suhadi.
Menurut Kapolsek Bojong, korban bukanlah asli warga Karangsari. Korban aslinya warga Jalan Raya Jenggot, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan. Korban baru tinggal di rumah pamannya itu selama dua bulan ini.
Terkait kejadian tersebut, keluarga korban menerimanya sebagai musibah. Korban dikenal sebagai pemuda yang pendiam. Korban memiliki tekanan jiwa atau stres karena tidak kunjung mendapatkan kerja, dan merasa dirinya sudah dewasa masih merepotkan orang tuanya.(had)