Hanya saja, pengklasifikasian A, B, maupun C itu masih berdasar pengakuan dari masing-masing PC. Maka, PBNU akan melakukan verifikasi dan validasi kepengurusan NU hingga tingkat Ranting, khususnya PW dan PC yang masuk klasifikasi A. Hal ini sesuai dengan hasil Konferensi Besar PBNU pada 21 Mei 2022 yang lalu di Jakarta.
"Benar tidak punya sekian MWC, punya sekian ranting. Benar tidak cara membentuknya, sesuai norma atau tidak, orang-orangnya beneran ada tidak nanti akan kita cek semua," tegasnya.
*) Untuk Kepentingan Warga
Dalam kesempatan tersebut, Gus Yahya juga menegaskan bahwa pengurus NU bekerja bukan untuk pengurus, melainkan untuk kepentingan warga. Dia menyampaikan bahwa pengurus NU harus bekerja dengan sungguh-sungguh demi memberikan maslahat nyata bagi warga masyarakat.
"Maka semua program yang dirancang dan dilaksanakan oleh pengurus NU harus bisa diukur dampak maslahatnya untuk warga," tandasnya.
Ketua PCNU Kota Pekalongan, H Muhtarom, menyampaikan kepada seluruh pengurus yang telah dilantik, baik Pengurus Cabang, Lembaga, hingga JQH, semuanya harus mempersiapkan diri untuk segera bekerja dan harus siap capek.
"Dilantik sebagai pengurus NU harus siap capek. Tetapi yakinlah, bahw capeknya itu nanti pasti akan memperoleh imbalan lebih baik dari Allah SWT," pesannya.
Muhtarom berharap agar program-program yang telah dibahas di Muskercab agar bisa dilaksanakan dan direalisasikan.