Dia mengungkapkan bahwa Muskercab telah membahas program-program yang mana kepentingannya adalah untuk kemaslahatan warga NU, juga untuk kemaslahatan seluruh masyarskat, khususnya di Kota Pekalongan. "Harus langsung start, gaspol!" tegasnya.
Sementara, Ketua PWNU Jawa Tengah HM Muzamil berterima kasih ke seluruh Pengurus NU Cabang Kota Pekalongan yang telah sukses melaksanakan Konfercab, menyusun kepengurusan, melaksanakan Muskercab, hingga pelantikan pengurus.
Dirinya berharap semua pengurus dapat menjalankan amanat dan tugasnya, mengerjakan tugas secara bersama-sama, dan ada pembagian tugas sesuai keahlian masing-masing.
"Kalau memang kita belum ahli maka kita masih ada kesempatan untuk bertanya kepada orang-orang yang ahlinya, sehingga keputusan kita, sikap kita sebagai jam'iyah itu tidak akan keliru, sehingga bisa mendapatkan keberkahan dari Allah subhanahu wa ta'ala," tuturnya.
Selain itu, pengurus NU haruslah adil. Artinya, tidak meninggalkan kewajiban sekecil apapun yang sudah menjadi kewajibannya, dan tidak mengambil hak yang melebih haknya.
"Hak-hak warga Nahdlatul Ulama harus dipenuhi oleh pengurus Nahdlatul Ulama. Apa yang menjadi hak warga Nahdlatul Ulama menjadi kewajiban kita semuanya sebagai pengurus Nahdlatul Ulama," tegas dia.
Kiai Muzamil juga berpesan, agar roda organisasi berjalan harus dilandasi dengan niat yang baik. Selain itu, menjadi pengurus NU haruslah ikhlas dan istiqamah. "Kita tata niat kita supaya niat kita ini diridhoi Allah subhanahu wa ta'ala, harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku, terutama ketentuan mengenai syariat Islam Ahli Sunnah Wal Jamaah," imbuhnya.
Kegiatan diakhiri dengan rapat pleno Muskercab PCNU Kota Pekalongan sampai tengah malam, yang sebelumnya sudah dibahas sejak hari jumat 5 Mei 2023 hingga pelantikan dilaksanakan. (way)